Perbedaan Pertanian dan Perkebunan

Perbedaan Pertanian dan Perkebunan

Apa perbedaan pertanian dan perkebunan? Perbedaan antara pertanian dengan perkebunan ini pada dasarnya berjalan beriringan dan sering sekali cukup membingungkan untuk bisa membedakan keduanya.

Pertanian sendiri lebih mengacu pada budidaya di bidang tani, sementara itu untuk perkebunan sendiri dilakukan pada plot skala kecil.

Hal mendasar yang membedakan antara petani dan perkebunan adalah kalau pertanian tidak libatkan segala bentuk penelitian atau metode, dan eksperimen ilmiah. Namun untuk mengetahui informasi lebih lengkapnya mengenai perbedaan pertanian dan perkebunan diantaranya sebagai berikut.

Adapun faktor lain yang jadi pembeda antara pertaian dan perkebunan adalah pertanian lebih melibatnya tidak hanya pada makanan saja, tetapi juga pada beberapa bahan baku, bahan bakar, juga serat.

Tetapi untuk perkebunan sendiri lebih berfokus dalam pembudidayaan tanaman pangan dan mengembangkan sarana, dimana kualitas tanaman bisa ditingkatkan lagi.

Pertanian sendiri pada dasarnya hanya berfokus pada penyediaan untuk kebutuhan pertumbuhan populasi. Oleh sebab itu cenderung mono tanaman dan lebih mengurangi keberagaman hayati.

Sementara itu untuk bidang perkebunan sendiri lebih mempromosikan mengenai keberagaman hayati dan suksesi ekologi.

Makanya, pertanian tetap jadi salah satu cara, metode, atau pun sistem tertua dan tanda awal dari peradaban. Perkebunan bahkan menjadi metode budidaya baru yang mencakup mengenai ilmu dalam misinya.

Secara umum, berikut ini adalah beberapa hal yang jadi pembeda antara tumbuhan dan tanaman yang penting untuk kita ketahui di bidang pertanian komersial.

  • Jenis tanaman yang ditanam adalah tanaman musiman. Ini merupakan salah satu karakteristik dari pertanian komersial, contohnya saja seperti padi, jagung, dan kedelai.
  • Pertanian komersial juga dapat dilakukan di lahan yang bisa dibilang relatif lebih luas. Tetapi meskipun demikian, sebagian besar jenis tanaman pertanian juga dapat tumbuh dengan baik dan dibudidayakan di area yang tak terlalu luas.
  • Pertanian komersial memproduksi bahan – bahan pangan. Jenis tanaman untuk bidang pertanian yang paling umum adalah jenis tanaman pangan yang tentu saja sangat berguna sekali bagi manusia. Jenis tanaman tersebut merupakan komoditi terpenting yang punya nilai ekonomis dan pastinya juga harus diolah untuk kemudian dikonsumsi.
  • Punya masa panen singkat. Ya, kebanyakan pertanian komoditi ini memiliki masa panen yang cukup singkat sekali, dan bahkan hanya bisa dipanen sekali saja. Yang demikian tersebut tentu saja membuat para petani harus lakukan penanaman ulang untuk dapatkan hasil panennya.

Pada dasarnya kata pertanian asalnya dari campuran bahasa latin yang berarti pertanian lapangan dan cultura.

Pertanian dapat diartikan sebagai budaya. Pertanian juga lebih merujuk pada produksi makanan dan barang-barang lewat pertanian dan kehutanan.

Arti kata pertanian yang lebih luas lagi adalah pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia, misalnya saja dengan cara menanam tanaman produktif untuk menghasilkan dan kemudian dipergunakan untuk kehidupan.

Di bawah ini juga akan kami informasikan kepada Anda tentang beberapa karakteristik pengembangan perkebunan, diantaranya sebagai berikut.

  • Jenis tanaman yang ditanam di perkebunan adalah tanaman tahunan tunggal, yakni tanaman yang dibudidayakan secara sistematis pada perkebunan yang luas untuk kemudian diolah di industri. Oleh sebab itu, dibandingkan dengan pertanian ternyata perkebunan dapat menghasilkan nilai ekonomi yang jauh lebih besar.
  • Sebab memiliki cakupan yang cukup luas dan besar, sehingga perkebunan butuh tenaga kerja yang lebih banyak dari pertanian. Hal ini tentu saja juga diimbangi pula dengan gaji pekerja perkebunan yang relatif kecil.
  • Menjadi komoditi ekspor terbaik. Dimana sebagian besar, komoditi perkebunan telah dibudidayakan untuk kebutuhan ekspor, contohnya seperti kopi, kelapa sawit, karet, dan teh. Semuanya bukan hanya untuk penuhi kebutuhan dalam negeri saja, tetapi juga dunia.
  • Jika dibandingkan dengan pertanian, perkebunan ternyata mampu menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Jarak antara tanam dan panen yang relatif lama dan tidak secepat komoditi pertanian. Bahkan tanaman perkebunan baru dapat dipanen setelah 5-6 tahun, tetapi keuntungan yang didapatkan relatif lebih besar.

Demikian tulisan mengenai perbedaan pertanian dan perkebunan, semoga tidak bingung lagi ya.

Untuk bacaan lainnya : 4 Peluang Usaha Pertanian Yang Menguntungkan

Leave a Comment