Bawang Dayak

Bawang Dayak : Manfaat, Khasiat, dan Mengobati Berbagai Macam Penyakit

Bawang dayak merupakan salah satu jenis bawang merah yang juga cukup terkenal. Bawang dayak berasal dari daerah Kalimantan, yaitu tepatnya di daerah suku Dayak tinggal. Bawang dayak memilki bentuk fisik yang mirip dengan bawang merah biasa, namun memilki sedikit keunikan.

Bawang dayak memiliki ciri- ciri fisik yang cukup unik dibanding bawang merah biasa, yaitu memilki warna umbi yang lebih merah menyala dibandingkan dengan bawang merah biasa, memiliiki permukaan yang licin, lapisan umbinya tebal dan memiliki kerat, serta dapat tumbuh hingga mencapai panjang 25 hingga 50 cm.

Selain dikenal dengan nama bawang Dayak, jenis bawang merah yang satu ini juga memiliki banyak nama lainnya. Beberapa nama lain yang juga sering digunakan oleh bawang dayak adalah bawang berlian, bawang Sabrang, bawang Tiwang, bawang Hutan, dan bawang Mekah. Namun masyarakat Dayak biasa menyebutnya dengan bawang hutan atau bawang kambe.

Seperti pada bawang biasanya, bawang dayak juga digunakan sebagai bumbu dalam berbagai jenis masakan. Bawang dayak biasanya diolah dengan menghaluskanya kemudian mencampurnya ke dalam masakan atau bisa juga dipotong kemudian digoreng sebagai taburan pelengkap dan hiasan hidangan.

Selain digunakan sebagai bumbu dapur, kegunaan lain dari bawang dayah adalah sebagai obat tradisional yang manfaatnya telah banyak dirasakan oleh masyarakat.

Tanaman bawang dayak memang telah dikenal sebagai tanaman rempah dapur yang sering juga di jadikan obat dengan banyak manfaat. Bawang dayak telah digunakan sejak jaman dahulu sebagai obat untuk mencegah atau menyembuhkan berbagai penyakit.

Nah, berikut adalah Beberapa Penyakit Yang Bisa Disembuhkan Dengan Makan Bawang Dayak :

Mencegah dan Mengobati Diabetes

Diabetes atau kencing manis adalah penyakit dimana naiknya tingkat gula darah seseorang yang disebabkan rendahnya kerja hormon insulin di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan pangkreas tidak dapat memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh. Bahkan dalam keadaan diabetes yang sangat parah, pangkreas tidak bisa menghasilkan insulin sama sekali.

Diabetes juga dapat menyebabkan komplikasi berbahaya, seperti serangan jantung, gagal ginjal, dan stroke. Lebih dari 380 juta orang di seluruh dunia menderita penyakit diabetes, dan jumlah ini terus meningkat setiap tahunnya.

Memiliki kadar gula darah yang tinggi akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk meningkatnya rasa lapar dan haus yang menyebabkan makan berlebihan dan kegemukan, buang air kecil meningkat, serta menyebabkan masalah kesehatan lain yang lebih serius, seperti gagal ginjal, gangguan jantung, kerusakan penglihatan, dan bahkan kematian.

Sayangnya, tidak ada obat untuk menyembuhkan diabetes. Obat-obatan digunakan hanya untuk mengontrol kadar gula darah saja, tapi tidak dapat menyembuhkannya.

Namun meski demikian, kamu dapat beberapa makanan dapat mencegah maupun mengatasi penyakit diabetes. Salah satu makanan yang dapat mencegah maupun mengatasi penyakit diabetes adalah dengan makan bawang dayak.

Bawang dayak kaya akan flavanoid. Flavonoid merupakan zat pewarna alami pada tumbuhan yang pada umumnya memberi warna merah, ungu, biru, dan sebagian warna kuning. Flavanoid juga merupakan zat yang menjadi antioksidan yang kuat di dalam tubuh.

Kandungan flavonoid dalam bawang dayak mampu mencegah dan mengobati diabetes. Makanan seperti bawang dayak yang mengandung flavonoid biasanya dijadikan tanaman obat untuk mengatasi diabetes karena sifatnya yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi resistensi insulin, mempercepat pengolahan glukosa darah, dan mengurangi keinginan untuk makan berlebih.

Mencegah dan Mengobati Asam Urat

Penyakit asam urat atau sering juga disebut dengan gout merupakan suatu penyakit yang menyerang persendian tubuh, seperti pada sendi ibu jari kaki, tumit, siku, bahu, dan pergelangan tangan.

Penyakit asam urat erjadi karena penumpukan zat- zat purin di dalam tubuh. Zat purin sendiri merupakan salah satu protein dalam darah yang dihasilkan oleh tubuh melalui proses reaksi kimia yang terjadi di dalam sel, jaringan, dan organ.

Hal ini terjadi karena seorang penderita sering mengkonsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung zat purin, seperti jeroan, melinjo, kacang-kacangan, makanan yang diawetkan, kerang, kepiting, cumi- cumi, udang, bebek, burung, kaldu, minuman beralkohol, bayam, kol, kangkung, daun singkong, nanas, durian dan lain sebagainya.

Penumpukan zat purin dapat memicu penumpukan asam urat yang berlebih dalam tubuh. ketika zat purin yang mnumpuk tidak mampu dikeluarkan oleh ginjal, maka dapat menyebabkan kristal asam urat menumpuk di bagian persendian di dalam tubuh manusia. Khususnya di daerah sendi ibu jari kaki, tumit, siku, bahu, pergelangan tangan, yang akan terasa sakit saat dipegang.

Nah, untuk mengobati asam urat, kamu bisa memakan bawang dayak. Bawang dayak memiliki kandungan zat tannin yang baik untuk tubuh. Tanin pada umbi bawang dayak berguna untuk mencegah dan mengatasi sel-sel asing yang berkembang biak di dalam tubuh.

Mencegah dan Mengobati Kista

Penyakit kista adalah suatu penyakit yang ditandai dengan adanya benjolan berbentuk kistik dan ada pula yang berbentuk anggur yang terbungkus selaput semacam jaringan. Benjolan yang berbentuk kistik ini atau yang berbentuk anggur biasanya akan berisi cairan kental atau terkadang juga bisa berisi udara, cairan, nanah atau cairan sel asing lainnya.

Kumpulan sel-sel kista terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain, yaitu tidak hanya tumbuh pada organ ovarium saja atau indung telur, namun bisa juga muncul di paru-paru, usus, dan bahkan dapat tumbuh di organ otak sekalipun. Itulah sebabnya kista relatif mudah diangkat dengan jalan pembedahan, dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya.

Nah, untuk mengobati penyakit kista, kamu bisa memakan bawang dayak. Umbi bawang dayak mengandung senyawa naphtokuinonens dan turunannya, seperti elecanacine, eleutherine, eleutherol, dan eleuthernone, yang ke semuanya merupakan agen antikanker, antimikroba, antijamur, antivirus, dan antiparasit.

Selain itu, sebuah penelitian yang dilakuakn oleh Himawan Budityastomo dari Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara, menunjukkan pemberian fraksi etanol bawang dayak dapat menurunkan tingkat ekspresi cyclin-E sel kanker leher rahim HeLa (HPV High Risk Type).

Pemberian fraksi etanol bawang dayak sebesar 75 µg/ml menurunkan tingkat ekspresi cyclin-E hingga 4%. Hal ini karena kandunagn cycline-E yang terdapat pada bawang dayak akan membuat siklus sel kista terhenti. Penghentian itu memberi kesempatan bagi sel untuk mengenali kerusakan DNA, menginduksi reparasi DNA, serta menginduksi terjadinya apotosis.

Bawang Dayak Untuk Ibu Hamil

Bawang dayak juga mengandung asam folat, zat besi dan vitamin C yang sangat naik untuk tubuh. Asam folat atau vitamin B9 termasuk dalam vitamin B komplek mudah larut dalam air. Asam folat diperlukan pada pembentukan dan pematangan sel darah merah dan sel darah putih di sumsum tulang. Selain itu asam folat dalam bawang dayak juga berperan sebagai pembawa karbon tunggal pada pembentukan heme pada molekul hemoglobin pada janin.

Kekurangan asam folat dapat menyebakan gangguan metabolisme DNA. Kekurangan asam folat pada janin dapat meningkatkan resiko bayi lahir dengan berat badan rendah, lahir dengan cacat bawaan, kecacatan pada otak, kecacatan sumsum tulang belakang, down’s syndrome, bibir sumbing, kelainan pembuluh darah, dan lepasnya plasenta sebelum waktunya.

Selanjutnya, bawang dayak juga mengandung zat besi. Zat besi dalam bawang dayak menjadi salah satu jenis mineral yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mengangkut oksigen menuju sel-sel darah di dalam tubuh.

Zat besi dalam bawang dayak juga berguna untuk mengubah makanan yang dikonsumsi oleh ibu menjadi energi bagi si ibu. Selain itu, zat besi dalam bawang dayak juga menyuplai oksigen yang diperlukan saat otot berkontraksi.

Karena perannya menyuplai oksigen yang diperlukan oleh otot, zat besi pun membantu dalam proses mendapatkan tubuh yang ideal bagi janin.

Kekurangan zat besi dalam tubuh ibu dapat mengakibatkan resiko anemia atau rendahnya kadar hemoglobin dalam darah, sehingga sangat berbahaya bagi pembentukan tubuh dan sel jaringan pada janin.

Kekurangan zat besi pada janin dapat menimbulkan gangguan dan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, kematian janin dalam kandungan, abortus, cacat bawaan, lahir dengan berat badan rendah dan anemia pada bayi.

Selanjutnya, kandungan vitamin C dalam bawang dayak adalah nutrisi yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam pembentukan kolagen yang membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh serta membantu penyerapan zat besi pada tubuh ibu dan janin.

Vitamin C sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan dalam tubuh janin. Vitamin C juga berguna untuk membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan nabati, serta membantu memperkuat sistem kekebalan kita agar tubuh terlindungi dari berbagai penyakit saat hamil.

Mengobati Penyakit Kuning atau Hepatitis

Hepatitis atau penyakit kuning merupakan penyakit peradangan pada hati. Penyakit kuning ini terjadi karena adanya penumpukan zat yang disebut bilirubin di dalam darah dan jaringan tubuh. Bilirubin adalah zat yang berwarna kuning yang merupakan zat sisa dari sel darah merah yang terurai.

Zat bilirubin biasanya akan dibawa terlebih dahulu menuju hati melalui aliran darah sebelum zat tersebut dibuang oleh tubuh. bilirubin yang melewati hati akan bercampur dengan cairan empedu sehingga berwarna kuning kehijauan. Selanjutnya, zat bilirubin akan melewati sistem pencernaan untuk dibuang dalam bentuk feses atau urin.

Namun demikian, jika kadar billirubin di dalam tubuh berlebihan dan proses pembuangan racun pada tubuh terganggu, maka dapat menyebabkan zat tersebut pecah dan bercampur dengan darah, sehingga mempengaruhi perubahan warna kulit dan warna pada mata.

Berdasarkan penyebabnya, penyakit kuning dibagi 2 jenis, yakni Hepatitis non infeksi dan infeksi. Pada Hepatitis non infeksi, radang yang terjadi pada hati diakibatkan oleh yang bukan sumber infeksi, seperti bahan kimia, obat-obatan, dan alkohol.

Hepatitis jenis non infeksi, termasuk drug induced Hepatitis, tidak tergolong penyakit menular, karena penyebab terjadinya radang bukan karena agen infeksi seperti virus, bakteri, jamur, atau mikroorganisme lainnya. pada Hepatitis jenis infeksi, peradangan yang timbul pada hati diakibatkan oleh mikroorganisme yang menyerang hati. Mikroorganisme spesifik yang menyebabkan Hepatitis adalah virus Hepatitis.

Nah, fungsi bawang dayak tidak hanya mampu mengobati penyakit ringan saja, bawang dayak juga memiliki khasiat untuk membantu mengobati beberapa penyakit kronis,seperti penyakit kuning atau hepatitis ini.

Bawang dayak memiliki kandungan alkaloid yang bermanfaat untuk detoksifikasi tubuh. Alkaloid dalam bawang dayak merupakan senyawa yang sifatnya basa dan paling banyak terdapat di tumbuhan.

Alkaloid dalam bawang dayak dapat membantu membersihkan racun dari dalam tubuh yang merupakan hasil sisa zat makanan dan radikal bebas baik yang berasal dari dalam maupun luar tubuh.

Dengan mengonsumsi bawang dayak, tubuh akan melakukan detoksifikasi dengan cara mengeluarkan racun melalui urin, feses dan juga keringat. Cara detoksifikasinya adalah dengan merebus bawang dayak dengan air. Setalah air mendidih, dinginkan sebentar dan meminum air rebusannya. Lakukan ini rutin selama seminggu sekali.

Mencegah Serta Mengobati Penyakit Jantung dan Stroke

Jantung diperlukan oleh tubuh untuk memompa darah ke seluruh tubuh sehingga tubuh mendapatkan oksigen dan sari makanan yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Jika jantung bermasalah atau saat seseorang terkena penyakit jantung, maka beberapa organ tubuh pun akan bermasalah karena tidak mendapat pasokan oksigen dan makanan yang cukup.

Penyakit jantung menjadi faktor terbesar penyebab stroke. Ini disebabkan karena pusat pengaturan darah mengalami kerusakan, maka aliran darah tubuh mengalami gangguan, termasuk aliran darah menuju otak. Gangguan aliran darah itu bisa mematikan jaringan otak secara mendadak ataupun bertahap, yang membuatnya stroke.

Nah, makan bawang dayak dapat membantu mencegah maupun mengobati penyakit jantung dan stroke. Hal ini karena bawang dayak memiliki kandungan glikosida di dalamnya.

Glikosida merupakan senyawa turunan karbohidrat yang biasanya terikat dengan gula. Dalam obat, glikosida sering digunakan sebagai obat bagi penyakit jantung, kolesterol, dan obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Mencegah dan Mengobati Kanker

Penyakit kanker menjadi penyakit yang paling mematikan sehingga sangat ditakuti kehadirannya di dalam tubuh.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh ahli radiasi kanker Sekolah Kedokteran Harvard, Massachusetts, Amerika Serikat, Prof dr Jay R Harris MD, mengungkapkan 3-4% penderita kanker payudara di negeri Abang Sam meninggal setiap tahun.

Kementerian Kesehatan mencatat pada 2008 pasien kanker payudara peringkat pertama terbanyak yang menjalani rawat inap di rumahsakit di Indonesia pada kurun 2004-2007. Pada 2004 jumlah penderita kanker payudara di Indonesia 5.207 pasien melonjak menjadi 8.277 kasus (2007).

Penyakit kanker disebabkan karena memakan makanan yang mengandung racun bagi tubuh. racun yang masuk ke tubuh akan merusak sel jaringan tubuh, seperti makanan yang banyak mengandung penyedap, minyak goreng yang dipakai berulang kali, ataupun makanan yang telah terkontaminasi zat racun.

Untuk menghindari kanker, seseorang bisa menerapkan pola hidup sehat dengan olah raga secara teratur dan makan makanan yang mengandung vitamin dan mineral penting yang diperlukan oleh tubuh.

Tumbuhan seperti bawang dayak mengandung senyawa tannin. Senyawa tannin merupakan antioksidan yang kuat. Makanan yang mengandung senyawa tannin dapat membantu menghambat sel-sel kanker berkembang biak di dalam tubuh. selain itu, bawang dayak juga mengandung alkaloid yang mampu mencegah dan menghambat pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.

Mencegah Penyakit Ginjal

Bawang dayak banyak mengandung vitamin C, asam folat, tannin, alkaloid, saponin, fosfor, flavonoid, zat besi dan masih banyak kandungan nutrisi lainnya. Nutrisi dalam bawang dayak dapat membantu membersihkan dan menetralkan racun di dalam tubuh, melawan infeksi dan radang, mengatasi masalah batu ginjal, detoksifikasi alami tubuh, dan pembersih usus.

Zat-zat yang bersifat diuretic tersebut tidak hanya akan membantu membersihkan bagian ginjal, tetapi juga menyeluruh pada bagian kandung kemih.

Mengkonsumsi bawang dayak secara teratur dengan dibuat jus, lebih efektif dalam mengobati dan menghilangkan batu ginjal dibandingkan jika bawang dayak dikonsumsi dalam bentuk yang lain.

Jus bawang dayak juga berguna dalam pencegahan pembentukan batu ginjal kembali. Bagi penderita batu ginjal, disarankan untuk meminum setengah gelas jus bawang dayak segar setiap harinya.

Meminum jus bawang dayak segar di pagi hari dilakukan sebelum penderita sarapan, untuk membantu melarutkan batu yang terbentuk pada ginjal dan mendorongnya keluar lewat air seni.

Baca : Sejarah Tanaman Bawang

Leave a Comment