Manfaat Bawang Kucai

Manfaat Bawang Kucai Untuk Kesehatan

Bawang kucai yang memiliki nama latin allium tuberosum. Dalam bahasa Inggris bawang kucai disebut dengan garlic chives.

Hal ini karena bawang aroma kucai mirip seperti bawang putih daripada bawang daun.

Selain itu, bawang kucai juga banyak digunakan pada makanan yang terpengaruh pada budaya Cina. Karena itu, bawang kucai juga dikenal dengan nama Chinese chives.

Nama Asing Bawang Kucai

Bawang kucai juga memiliki nama asing lainnya, seperti: chive, garlic chives, Chinese chives, jiu tsai, gau tsoi (Cina), nira (Jepang), kutsay, amput, imayyaw (Filipina), kui chaai, hom paen (Thailand), bong he (Vietnam), buchu (Korea).

Bawang kucai tumbuh dalam rumpun yang padat. Bawang kucai biasanya tumbuh setinggi 30 sampai 50 cm. Kucai memiliki umbi yang ramping berbentuk kerucut dengan panjang sekitar 2 sampai 3 cm dan lebar sekitar 1 cm.

Daun pada bawang kucai berbentuk tabung hampa, dengan panjang hingga 50 cm, dan memiliki diameter sekitar 2 sampai 3 mm. Bawang kucai memiliki tekstur daun yang lembut jika sudahmuncul bunga dari daun.

Bunga sampai bunga pada bawang kucai berwarna pucat ungu, berbentuk bintang dan memiliki enam kelopak bunga. Bunga pada bawang kucai memiliki lebar sekitar 1 sampai 2 cm, dan diproduksi dalam bunga yang banyak, yaitu sekitar 10 sampai 30 bunga.

Setelah sampai pada konsumen, bawang kucai biasanya diolah dengan menghaluskanya kemudian mencampurnya ke dalam masakan atau bisa juga dipotong sebagai bumbu dalam berbagai jenis masakan dan dijadikan campuran hidangan utama, salad, serta camilan.

Bawang kucai biasa di masak, dipanggang, digoreng, bahkan dimakan mentah, atau ditambahkan sebagai penambah citarasa dan penambah cantik tampilan hidangan.

Khasiat bawang kucai digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai macam penyakit. Dalam segi khasiat, bawang kucai mengandung zat gizi yang mampu mencegah penyakit kanker dan hipertensi, serta bisa menurunkan kadar kolesterol darah.

Manfaat Bawang Kucai

Selain bawang merah, bawang kucai juga mengandung vitamin C yang tinggi. Vitamin C sangat diperlukan untuk memperkuat imunitas tubuh terhadap serangan penyakit. Vitamin C juga merupakan antioksidan yang sangat kuat, sehingga sangat baik untuk oksidasi radikal bebas.

Nah, selain itu, berikut adalah beberapa manfaat bawang kucai :

Meremajakan Kulit

Kulit akan menjadi terasa lebih cerah dan bersih dengan kandungan vitamin C yang terdapat pada bawang kucai. Vitamin C mampu merangsang pembentukan kolagen pada kulit.

Kolagen berperan aktif untuk meregenerasi kulit yang rusak atau karena terluka. Vitamin C yang terdapat pada bawang kucai juga dapat menghilangkan kerutan dan lipatan pada kulit, sehingga kulit akan tetap bagus dan mencegah penuaan dini.

Selain itu, vitamin C yang terdapat pada bawang kucai juga mampu menangkal panas sinar matahari sehingga kulit kamu tetap aman dari pengaruh buruk sinar matahari, jika kamu rajin mengkonsumsi bawang kucai ini.

Baik Untuk Wanita Hamil

Bawang kucai mengandung asam folat yang tinggi. Asam folat sangat penting, terutama bagi para ibu hamil untuk menjaga kesehatan janin dan juga mengoptimalkan perkembangan dari janin dan mencegah kecacatan bawaan pada bayi, sehingga dapat lahir dengan sehat. Asam folat ini juga bermanfaat bagi ibu hamil karena dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Bawang kucai juga bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan. Pertumbuhan tulang dan gigi dapat berjalan optimal berkat kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi pada buah Bawang kucai.

Selain itu, Bawang kucai diperkaya juga dengan kalium, dimana kalium itu sendiri berfungsi untuk mempertahankan kalsium dalam tubuh. Hal ini akan menjadikannya sangat bermanfaat dalam proses pembentukan tulang janin dan menguatkan persendian pada tubuh ibu menjadi lebih sehat dan lebih kuat, serta dapat memperlancar ASI.

Cepat Menyembuhkan Demam

Vitamin dan mineral yang terdapat pada bisa mengurangi keparahan gejala demam karena flu biasa, termasuk peradangan, hidung meler dan sakit kepala. Vitamin C dan zat anti bakteri lainnya mampu mengontrol alergi yang bisa menyebabkan demam. Hal ini akan mengurangi kadar histamin, dan seringkali dapat mempercepat menghilangkan demam.

Mengurangi Risiko Hipertensi

Bawang kucai dapat menurunkan tekanan darah, serta mengurangi kemungkinan risiko hipertensi dan masalah kesehatan serius yang terkait dengan tekanan darah tinggi. Vitamin C yang terdapat pada bawang kucai akan membantu pembuluh darah tetap sehat, yang membantu melindungi kita dari penyakit tertentu seperti aterosklerosis, kolesterol, dan nyeri dada.

Sebuah penelitian yang di lakukan oleh Institut Teknologi Bandung menemukan bahwa bawang kucai dapat menurunkan tekanan darah sistolik hingga 28,67 mmHg dan tekanan darah diastolik hingga 4,64 mmHg. Khasiat antihipertensi itu dikarenakan kucai mengandung senyawa tetrametiloksamida dan ester 17 sampai etadekadesenil.

Efek antihipertensi ektrak kucai sebanding dengan atenolol dosis 25 mg. Atenolol adalah zat penurun hipertensi yang kerap menjadi resep dokter.

Mencegah dan Mengobati Penyakit Jantung

Kandungan antioksidan yang tinggi pada kucai, seperti vitamin C, flavonoid dan juga sulfur dapat mencegah penyakit jantung dengan jalan mencegah radikal bebas yang dapat merusak dinding arteri, yang dapat menyebabkan pembentukan plak.

Kandungan zat- zat antioksidan tersebut juga berkhasiat untuk menjaga kolesterol dari oksidasi yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Mencegah Keracunan Timbal

Keracunan timbal dapat menyebabkan berbagai masalah perkembangan dan perilaku, terutama pada anak-anak yang tinggal di daerah perkotaan yang tinggi polusi.

Hal ini bisa menyebabkan ketidakmampuan belajar, menurunkan IQ, dan terhambatnya pertumbuhan pada anak-anak. Pada orang dewasa mungkin bisa menderita kerusakan ginjal, dan tekanan darah tinggi.

Nah, Kandungan antioksidan yang tinggi pada kucai, seperti vitamin C, flavonoid dan juga sulfur dapat membantu menurunkan tingkat timbal dalam darah kita secara cepat.

Untuk Menurunkan Berat Badan

Kandungan serat yang terdapat pada bawang kucai terbukti bisa membantu menurunkan kadar lemak dan menjaga berat badan yang sehat. Kandungan bawang kucai yang banyak serat, anti oksidan, kalsium, vitamin dan juga mineral yang terkandung dalam bawang kucai sangat baik sekali bagi mereka yang sedang melakukan program diet.

Mengonsumsi bawang kucai juga dapat menurunkan insulin, sehingga tubuh tidak menyimpan gula dan mengkonversinya menjadi lemak untuk digunakan sebagai bahan bakar tubuh. selain itu, kucai juga dipercaya mempunyai efek untuk membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah.

Mencegah Kanker

Kandungan flavonoid dan juga sulfur pada bawang kucai mampu mencegah beberapa dari jenis kanker. Vitamin C pada bawang kucai juga turut membantu regenerasi vitamin E yang merupakan antioksidan lain yang kuat. Sifat antioksidan dalam bawang kucai akan melindungi sel jaringan tubuh dari kerusakan dan mutasi DNA, sehingga melindungi tubuh dari penyakit kanker dan menjaga sistem kekebalan tubuh untuk berperang melawan kanker.

Mengobati Infeksi Vagina

Infeksi vagina merupakan penyebab paling umum dari keputihan dan biasanya menimbulkan bau tidak sedap, yang mempengaruhi hingga 30 persen wanita hamil dan sepersepuluh wanita yang tidak hamil.

Kebanyakan wanita tidak mengetahui penyebab keputihan dan membiarkannya begitu saja. Padahal, jika tidak ditangani dengan baik, keputihan bisa berakibat fatal, seperti kemandulan dan kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan). Selain itu, keputihan juga adalah gejala awal kanker rahim.

Saat wanita sedang hamil, keputihan adalah hal umum yang akan dirasakan, karena adanya perubahan hormonal yang terjadi, hingga memicu produksi cairan meningkat.

Selain itu, wanita hamil yang mengalami penurunan keasaman di vaginanya, yang juga mengakibatkan pencernaan mengalami perubahan. Hal tersebut menyebabkan meningkatnya resiko sering terjadinya keputihan pada wanita hamil, terutama keputihan yang diakibatkan adanya infeksi jamur.

Pada wanita hamil, infeksi inilah yang mengakibatkan meningkatnya resiko bayi lahir prematur. Bayi pun akan turut terkena infeksi dari keputihan yang di alami ibunya. Bayi yang mengalami infeksi akibat bakteri dapat menyebabkan kebutaan.

Sedangkan bayi yang terkena infeksi virus berisiko mengalami gangguan pencernaan dan gangguan pernapasan, hingga bisa menyebabkan mengalami kematian.

Nah, untuk menghindarinya, meminum air seduhan bawang kucai adalah salah satu solusinya. Bawang kucai mentah mengandung phytochemical yang dapat membantu membunuh bakteri dan virus penyebab penyakit.

Mencegah Depresi dan Stres

Kandungan zat seperti vitamin C dan asam folat pada bawang kucai dapat membantu meringankan depresi dengan mencegah kelebihan homosistein yang dapat mengganggu produksi hormon pencipta rasa nyaman, yaitu serotonin, norepinefrin, dan dopamin, yang mengatur suasana hati, tidur, dan nafsu makan.

Sekian informasi yang dirangkum petanidigital.id

Leave a Comment