Bayam Hidroponik

Cara Menanam Bayam Hidroponik

Hidroponik merupakan sebuah metode yang digunakan untuk membudidayakan tanaman. Metode ini memanfaatkan air dan bukannya media tanah. Metode ini bisa digunakan untuk menanam berbagai jenis sayuran.

Anda bisa menemukan cara menanam bayam hidroponik di bawah ini.

Yang mana, hidroponik menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.

Tetapi metode ini mengharuskan penggunaan lebih sedikit air dibandingkan dengan penggunaan air pada budidaya menggunakan media tanam berupa tanah.

Cara Menanam Bayam Merah Hidroponik

Ada beberapa peralatan dan bahan yang perlu Anda persiapkan terlebih dahulu sebelum mulai menanam bayam merah menggunakan metode hidroponik.

  • Biji bayam merah varietas unggul
  • Rockwool sebagai media tanam
  • Gergaji besi kecil untuk mengiris rockwool
  • Semprotan air atau sprayer untuk melembabkan rockwool
  • Tusuk sate untuk melubangi rockwool
  • Baki atau nampan untuk meletakkan media tanam
  • Rakit apung dengan sistem sederhana untuk menanam secara hidroponik

Setelah mempersiapkan seluruh bahan serta peralatan di atas, Anda bisa mulai melakukan penanaman bayam merah menggunakan metode hidroponik yang mudah untuk dilakukan dengan mengikuti petunjuk berikut ini :

  • Potong rockwool dengan ketebalan 2,5 cm kemudian iris memanjang rockwool hingga menjadi 3 bagian dengan kedalaman 1 cm kemudian iris lagi secara melintang hingga menjadi 6 bagian masih dengan kedalaman 1 cm.
  • Selanjutnya, lubangi masing-masing kotak rockwool dengan tusuk sate. Tempatkan biji bayam merah di dalam lubang. Masukkan 2 hingga 4 biji bayam merah di dalam setiap lubang. Basahi atau semprot rockwool dengan sprayer hingga lembab, simpan di bawah sinar matahari.
  • Setelah biji berumur 2 hari, akan tumbuh sprout atak kecambah. Pastikan Anda menjaga rockwool agar tetap lembab sehingga tunas bayam merah bisa tumbuh dan berkembang dengan maksimal.
  • Ketika berumur 4 sampai 5 hari, benih bayam merah akan mulai menampakkan daun-daun berukuran kecil.
  • Pada hari ke-7 hingga ke-8, benih bayam merah dan 2 helai daun yang tadinya sudah bermunculan akan menjadi semakin tinggi.
  • Sewaktu bayam merah telah berumur 10 hari dan memiliki 3 sampai 4 helai daun, Anda bisa memisahkan setiap kotak rockwool. Gunakan cutter yang tajam untuk memotong media tanam tersebut hingga benar-benar terpisah. Tempatkan rockwool dalam netpot dengan sumbu.
  • Kemudian simpan netpot Anda ke dalam rakit apung dengan sistem sederhana yang telah Anda buat sebelumnya. Siapkan larutan nutrisi di tingkat 880 ppm. Setelah bayam merah berumur 17 hari, tingkatkan larutan nutrisi hingga 1.000 ppm dan 1.200 ppm pada hari ke-20.
  • Cara menanam bayam hidroponik ini akan bekerja dengan baik jika sistem hidroponik tersebut Anda letakkan di tempat dengan sinar matahari yang cukup. Perhatikan juga air nutrisi, jangan sampai mengering dan kotor. Selalu cek daun, akar, dan batang bayam merah Anda.
  • Setelah bayam merah berumur 30 hingga 40 hari, tanaman bayam merah sudah siap untuk dipanen. Cabut langsung atau potong bayam merah di bagian batangnya. Batang yang tersisa akan bisa tumbuh lagi dan bisa Anda panen kembali.

Berikan larutan nutrisi setiap kali air mulai berkurang. Jangan sampai larutan nutrisi menjadi benar-benar kering karena hal ini bisa membuat bayam merah tidak berkembang dengan baik dan Anda tidak bisa memanennya tepat waktu.

Cara Menanam Bayam Secara Hidroponik

Sebenarnya, ada beberapa teknik yang digunakan dalam membudidayakan bayam dengan metode hidroponik. Misalnya, ada sistem wick atau penggunaan sumbu, NFT atau Nutrient Film Technique, hidroponik dengan sistem fertigasi atau irigasi, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah beberapa teknik yang paling mudah untuk Anda terapkan di rumah ketika ingin mencoba menanam bayam dengan metode hidroponik. Pilih salah satu teknik dan pelajari dengan saksama sampai Anda bisa memanen tanaman bayam Anda sendiri.

Deep water culture

Metode hidroponik yang pertama merupakan pilihan yang cukup sederhana. Anda hanya perlu memasukkan tanaman bayam ke dalam aerasi. Deep water culture atau sistem hidroponik rakit apung adalah sebuah metode hidroponik yang paling banyak digunakan karena kepraktisannya.

Letakkan tanaman Anda di Styrofoam yang telah dilubangi dan apungkan Styrofoam tersebut di larutan nutrisi dalam wadah besar. Cara ini bisa digunakan baik dalam skala besar maupun skala kecil. Anda bisa menggunakan barang bekas untuk menerapkan teknik yang satu ini.

Aeroponik

Sistem yang kedua merupakan sebuah pengembangan dari sistem hidroponik konvensional. Cara yang harus dilakukan adalah menyemprotkan larutan nutrisi secara langsung ke bayam yang Anda tanam.

Aeroponik tidak memerlukan lahan tanam luas sehingga siapapun bisa menggunakan metode ini. Nutrisi yang disemprotkan ke tanaman biasanya mengandung lebih banyak oksigen sehingga bayam bisa tumbuh dengan lebih baik dan bisa menghasilkan sayur yang lebih segar.

Drip

Sistem drip merupakan cara menanam bayam hidroponik yang juga sangat sering digunakan. Mengoperasikan sistem ini sangatlah sederhana dan mudah. Anda hanya perlu memanfaatkan timer dalam mengatur waktu kerja pompa air yang akan menyalurkan larutan nutrisi ke bayam.

Pompa akan dinyalakan kemudian secara otomatis akan mengalirkan larutan nutrisi ke bayam yang Anda tanam. Bayam yang ditanam dengan sistem drip akan disokong oleh sekam bakar, pasir, atau media tanam yang lain.

Ebb and flow atau pasang surut

Metode pasang surut yang juga disebut ebb and flow merupakan sistem hidroponik yang juga memerlukan pompa air. Pompa air kemudian akan diatur dengan menggunakan timer. Sistem ini membuat air membanjiri tempat penampung dengan tanaman di dalamnya.

Proses pembanjiran atau pasang akan terjadi hanya jika pompa air dinyalakan. Ketika pompa dimatikan, proses penyurutan akan terjadi. Metode ini benar-benar mudah untuk dipantau dan dirawat serta menyediakan lebih banyak oksigen untuk tanaman bayam Anda.

Nutrient Film Technique atau NFT

NFT menempatkan bayam Anda di larutan nutrisi yang tidak terlalu dalam agar akar bayam tidak sepenuhnya terendam. Tetapi tetap saja oksigen serta nutrisi yang akan diperoleh tanam bayam akan benar-benar optimal.

Sistem NFT mengalirkan air dengan sangat stabil agar bayam Anda mampu menyerap nutrisi dan proses fotosintesis bisa berlangsung dengan lancar. Sistem ini membuat bayam Anda tumbuh lebih cepat sehingga masa tanam pun bisa menjadi lebih singkat.

Yang manakah dari kelima sistem penanaman hidroponik di atas yang ingin Anda coba terlebih dahulu?

Jangan ragu untuk mencoba menanam sayur bayam di rumah karena sistem hidroponik di atas sangatlah mudah untuk dilakukan oleh siapapun, dengan kondisi lahan seperti apapun.

Cara Menanam Bayam Hidroponik Sederhana

Bagi Anda yang baru saja ingin mencoba menanam bayam dengan metode hidroponik sederhana serta mudah untuk dilakukan, kami mempunyai beberapa petunjuk yang mudah untuk Anda ikuti. Di bawah ini adalah instruksi untuk mencoba teknik hidroponik yang paling sederhana.

Pertama-tama, Anda perlu mempersiapkan beberapa bahan serta alat dalam daftar di bawah ini sebelum mempelajari cara menanam bayam hidroponik.

  • Biji bayam unggulan dengan kualitas terbaik
  • Nutrisi hidroponik campuran AB untuk bayam
  • Media tanam untuk metode hidroponik berupa rockwool
  • Gelas plastik atau netpot
  • Kain flanel atau sumbu kompor
  • Nampan atau baki untuk wadah
  • Kotak styrofoam

Pastikan semua bahan serta alat yang disebutkan di atas sudah Anda siapkan dengan lengkap sehingga Anda bisa fokus mengikuti seluruh petunjuk di bawah ini tanpa perlu mencari-cari lagi peralatan yang belum ada.

  • Semaikan biji bayam Anda dengan cara merendamnya selama satu jam dalam air bersuhu hangat sehingga kulit benih akan menjadi lebih lunak.
  • Potong dadu rockwool dengan ukuran 2 cm x 2 cm lalu susun dalam nampan atau baki. Gunakan lidi untuk melubangi potongan rockwool sehingga Anda bisa memasukkan biji bayam. Masukkan satu biji bayam yang sudah direndam dalam setiap lubang dalam rockwool.
  • Siram rockwool rockwool perlahan menggunakan air bersih sampai air membasahi rockwool dengan merata tetapi hindari membuat genangan di dalam baki.
  • Simpan baki di tempat kering serta teduh. Tutupi dengan plastik supaya proses penyemaian berlangsung lebih cepat. Tunggu 2 hingga 3 hari sampai tumbuh 2 helai daun pada bayam kemudian pindahkan baki ke bawah sinar matahari. Jaga rockwool tetap lembab.
  • Isi box styrofoam dengan air setinggi 30 cm. Buat sebuah tutup dari bahan styrofoam lembaran kemudian tambahkan lubang di tutup styrofoam dengan diameter 5 cm. Beri jarak 10 cm antar setiap lubang.
  • Masukkan cairan nutrisi yang terbuat dari 5 ml mix A serta 5 ml mix B dan 1 liter air bersih ke dalam box styrofoam. Aduk bahan-bahan hingga tercampur rata.
  • Lubangi gelas plastik atau netpot agar terdapat tempat untuk kain flanel atau sumbu sehingga sumbu bisa menyerap cairan nutrisi yang terdapat di box styrofoam. Pindahkan bayam yang sudah menumbuhkan daun ke gelas plastik lalu masukkan ke lubang di penutup styrofoam.
  • Sirami bayam secukupnya dengan air bersih. Simpan box styrofoam di halaman rumah secara teratur sehingga bayam akan mendapatkan kesempatan untuk terekspos sinar matahari.
  • Sirami dan siangi bayam dengan rutin. Pastikan media tanam bayam tidak tergenang air tapi jangan sampai bayam Anda mengalami kekeringan. Siangi rumput liar yang tumbuh di sekitar bayam agar tidak mendatangkan penyakit dan hama.

Setelah mengikuti seluruh petunjuk mengenai cara menanam bayam hidroponik di atas, Anda bisa memanen bayam pada hari ke-25.

Cabut bayam dengan sangat hati-hati agar tanaman tidak rusak dan Anda bisa menikmati sayur segar yang Anda tumbuhkan sendiri di rumah.

Cara Menanam Bayam Hidroponik dengan Botol Bekas

Tidak perlu repot mempersiapkan box Styrofoam karena Anda bisa memanfaatkan botol plastik bekas sebagai media tanam bayam hidroponik. Bagaimana cara menanam bayam dengan menggunakan botol plastik bekas? Pertama-tama, siapkan seluruh perlengkapan di bawah ini:

  • Alat pemotong seperti pisau, cutter, atau gunting tajam untuk mempersiapkan media tanam.
  • Sumbu kompor baik bekas maupun baru untuk membantu bayam mendapatkan nutrisi.
  • Botol plastik bekas berukuran 600 ml sebagai media tanam utama tanaman bayam hidroponik.
  • Spons, pecahan batu bata merah, atau sekam bakar sebagai media tanam selanjutnya.
  • Benih bayam baik bayam merah atau bayam hijau asalkan berkualitas.

Setelah seluruh perlengkapan tersedia di hadapan Anda, ikuti semua petunjuk berikut ini agar proses penanaman bayam hidroponik bisa berlangsung dengan lancar hingga memasuki masa panen dan Anda bisa menikmati hasilnya.

  • Bersihkan botol plastik bekas, kemudian belah 2 tepat pada bagian tengah dari botol plastik bekas. Buat lubang pada tutup botol plastik yang akan berfungsi sebagai jalan masuk sumbu kompor.
  • Masukkan sumbu kompor melalui lubang di tutup botol plastik. Kemudian balikkan potongan botol bagian atas yang sudah Anda pasangi sumbu dan masukkan botol ke belahan botol bagian bawah.
  • Tempatkan media tanam baik itu sekam bakar, batu bata, maupun spons ke dalam botol plastik, tepat di bagian atas sumbu.
  • Siapkan cairan hidroponik dengan perbandingan urea 1 kg, NPK 1 kg, KCL 1 kg, pupuk gandasil 50 gram dan air sebanyak 20 liter dalam drum plastik. Setelah semua larut, tambahkan air sampai volume mencapai 100 liter. Aduk lagi hingga semua tercampur rata.
  • Siapkan polybag atau baki semai yang diisi dengan campuran tanah dan sekam, untuk perbandingannya adalah 3:1. Taburkan biji bayam di polybag tersebut tapi pastikan setiap benih mendapatkan jarak cukup jauh dari benih yang lain.
  • Tempatkan media tanam di lokasi yang pencahayaannya tidak terlalu banyak agar pertumbuhan benih bisa berlangsung dengan baik. Gunakan spray untuk menyirami bibit. Lakukan penyiraman hanya ketika tanah mulai menjadi kering.
  • Cara menanam bayam hidroponik berikutnya adalah memindahkan bibit bayam ke media tanam hidroponik setelah bibit bertumbuh dan mencapai ketinggian 5 cm. Isi botol dengan cairan hidroponik terlebih dahulu.
  • Lalu simpan botol plastik di tempat aman yang terhindar dari hujan tetapi terkena cukup sinar matahari. Kemudian pindahkan benih bayam ke media tanam dalam botol plastik dan ganjal bagian akar menggunakan batu bata, sekam, atau spon.
  • Cek cairan hidroponik setiap hari dan isi ulang cairan hidroponik yang mulai habis. Pastikan tanaman selalu bersih agar tidak terkena penyakit dan hama. Panen bayam Anda Ketika sudah mencapai ketinggian 30 cm.

Mudah sekali bukan? Jika Anda punya banyak botol plastik, Anda bisa membudidayakan lebih banyak tanaman bayam dengan memanfaatkan metode hidroponik.

Sehingga, ketika waktu panen tiba Anda bisa mendapatkan lebih banyak sayur bayam untuk keluarga Anda.

Cara Menanam Bayam Hidroponik dengan Baskom

Seperti biasa, ada beberapa perlengkapan penting yang wajib disiapkan terlebih dahulu sebelum memulai proses penanaman bayam dengan menggunakan metode hidroponik. Berikut daftar lengkap peralatan yang perlu Anda siapkan:

  • Benih bayam berkualitas
  • Nutrisi hidroponik berupa mix AB
  • Rockwool sebagai media tanam hidroponik
  • Gelas plastik atau netpot lain yang bisa Anda siapkan
  • Kain flanel atau sumbu kompor
  • Lembaran Styrofoam tempat meletakkan gelas plastik atau netpot
  • Air sumur atau air dari sungai
  • Cocopeat, arang sekam, atau media tanam lain
  • Nampan atau baki
  • Baskom berukuran besar

Pastikan semua peralatan sudah siap dan benih bayam sudah dipilih dengan hati-hati agar tidak ada benih tidak berkualitas yang ikut tertanam. Pilih benih bayam hanya dari varietas terbaik yang terjamin pertumbuhannya. Sekarang, ikuti petunjuk penanaman bayam hidroponik dengan baskom berikut ini.

Siapkan air suam-suam kuku di dalam wadah, kemudian rendam benih bayam dalam wadah tersebut selama 1 jam.

Ambil rockwool kemudian potong dadu dengan ukuran kurang lebih 2 cm x 2 cm. Susun rockwool yang sudah dipotong di dalam nampan.

Lubangi potongan rockwool dengan menggunakan tusuk gigi atau lidi agar benih bayam bisa Anda masukkan ke dalam media tanam.

Cara menanam bayam hidroponik selanjutnya adalah menyirami rockwool menggunakan air hingga rockwool menjadi lembab, tidak terlalu basah apalagi sampai menggenang.

Masukkan biji bayam yang sudah Anda rendam ke lubang di potongan rockwool. Isikan tiap lubang rockwool dengan satu saja benih bayam.

Tutupi persemaian dengan menggunakan plastik berwarna gelap lalu simpan di tempat kering dan teduh selama 3 hari sampai benih bayam berkecambah.

Pindahkan bibit bayam yang sudah memiliki 2 helai daun ke tempat yang terekspos sinar matahari. Benih bayam akan siap untuk dipindahkan ke media tanam hidroponik jika daun sudah berjumlah 4 helai.

Lubangi lembaran Styrofoam yang sudah Anda siapkan dengan diameter 5 cm. Beri jarak sejauh 10 cm untuk setiap lubang. Lubangi juga gelas plastik yang akan Anda gunakan untuk meletakkan kain flanel atau sumbu.

Pasangkan kain flanel atau sumbu pada lubang di gelas plastik lalu masukkan gelas plastik di lubang Styrofoam.

Gunakan wadah lain untuk membuat cairan nutrisi yang terdiri dari 5 ml mix B, 5 ml mix A, dan 1 liter air. Setelah semua bahan tercampur menjadi satu, masukkan larutan tersebut ke baskom.

Isi gelas plastik yang sudah dipasangi dengan kain flanel atau sumbu dengan arang sekam atau cocopeat hingga tingginya mencapai setengah gelas.

Pindahkan benih bayam dan rockwoolnya ke gelas plastik. Masukkan lagi media tanam berupa cocopeat maupun arang sekam sampai gelas plastik penuh.

Rawatlah tanaman bayam hidroponik Anda untuk memastikan bahwa pertumbuhannya tidak terhambat. Setelah tanaman bayam memasuki hari ke-25, Anda bisa memanen tanaman bayam tersebut dengan mencabutnya sampai ke akar.

Cara Menanam Bayam Hidroponik dengan Rockwool

Rockwool merupakan media tanam yang wajib disiapkan jika Anda berencana untuk menanam sayur atau tanaman lain dengan menggunakan metode hidroponik. Sistem hidroponik sendiri terbagi dalam banyak jenis, ada yang rumit dan ada pula yang sederhana.

Jika ini pertama kalinya bagi Anda untuk mencoba sistem penanaman bayam menggunakan hidroponik dengan memanfaatkan rockwool sebagai media tanam, ada beberapa tips yang ingin Kami sampaikan untuk membantu Anda menanam dan memanen bayam dengan lancar.

Pemilihan Benih Sayur Bayam

Cara menanam bayam hidroponik yang Anda pelajari tidak akan berguna jika benih bayam yang Anda pilih memiliki kualitas rendah. Anda bisa membeli benih bayam berkualitas di berbagai took benih. Pilih salah satu yang persentase tumbuhnya tinggi.

Setelah mendapatkan benih unggul, Anda perlu merendam benih dalam air suam-suam kuku. Tujuan perendaman ini adalah menyaring benih yang baik dan benih yang buruk. Benih bayam yang terendam di dasar wadah merupakan benih bayam berkualitas yang bisa Anda gunakan.

Sedangkan benih bayam yang mengapung di permukaan air bukanlah benih bayam yang bagus. Buang benih yang mengapung, gunakan hanya benih yang terendam.

Penyemaian Benih Bayam

Setelah mendapatkan benih bayam berkualitas tinggi, benih tersebut harus disemai terlebih dahulu agar bisa tumbuh dengan baik ketika Anda tanam di media tanam hidroponik. Isi setiap lubang penyemaian dengan 3 benih bayam hingga 4 benih bayam berkualitas.

Selama masa penyemaian, Anda perlu meletakkan wadah penyemaian di tempat yang teduh dan terhindar dari cahaya matahari langsung. Setelah benih bayam menumbuhkan daun keempat, barulah Anda boleh memindahkannya ke tempat yang terkena cahaya matahari.

Memilih Metode Hidroponik dengan Sistem yang Sederhana dan Mudah

Menanam bayam menggunakan rockwool bisa diterapkan pada berbagai sistem hidroponik, tetapi pertimbangkan untuk menggunakan sistem wick atau sistem sumbu yang merupakan sistem paling mudah untuk dipelajari dan dipraktekkan.

Sumbu akan menjadi media perantara sehingga akar bayam bisa menyerap nutrisi dari larutan nutrisi. Sumbu yang panjang akan membantu net pot berisi tanaman yang terapung di bagian atas sistem hidroponik.

Sistem wick atau sumbu juga tidak melibatkan penggunaan pompa air sama sekali sehingga Anda tidak perlu memikirkan penggunaan listrik.

Pemilihan Media Tanam Terbaik Untuk Penanaman Bayam Hidroponik

Rockwool adalah media tanam terbaik yang sangat mudah untuk didapatkan. Selain rockwool, Anda juga bisa menggunakan media tanam lain seperti arang sekam yang bisa dibeli di toko hidroponik maupun toko pertanian.

Rockwool bisa digunakan sejak proses penyemaian benih bayam hingga menumbuhkan daun atau mulai berkecambah kemudian langsung dipindahkan ke media hidroponik. Rockwool yang dilembabkan merupakan media terbaik untuk pertumbuhan tanaman bayam jenis apapun.

Tips di atas akan sangat membantu Anda apabila digabungkan dengan pengetahuan yang tepat mengenai cara menanam bayam hidroponik. Untuk memahami bagaimana cara menanam bayam dengan menggunakan sistem sumbu atau sistem wick, perhatikan petunjuk selanjutnya.

Cara Menanam Bayam Hidroponik dengan Sistem Wick

Diantara sekian banyak sistem yang bisa digunakan untuk menanam bayam secara hidroponik, mengapa harus mempertimbangkan sistem wick atau sistem sumbu? Karena ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh sistem penanaman hidroponik yang satu ini, yaitu:

  • Sayur bayam yang Anda tanam akan mendapatkan suplai nutrisi dan air secara berkesinambungan.
  • Proses pembuatan sistem wick yang mudah untuk dilakukan dengan biaya pembuatan cukup murah.
  • Tidak bergantung pada penggunaan listrik sama sekali.
  • Mempermudah Anda dalam merawat sayur bayam yang Anda tanam karena sistem ini tidak memerlukan proses penyiraman.

Meskipun demikian, ada pula beberapa kekurangan yang dibawa oleh metode penanaman hidroponik dengan menggunakan sistem sumbu atau sistem wick, yaitu:

  • Nutrisi serta air yang Anda berikan tidak bisa Kembali lagi ke wadah penampungan, hal ini menyebabkan pemborosan air.
  • Sulitnya mengatur pemberian jumlah air.

Perhatikan beberapa hal penting di bawah ini sebelum dan sewaktu Anda menerapkan sistem sumbu untuk menanam bayam di rumah :

  • Gunakan hanya bahan tahan panas seperti bak dari Styrofoam atau bak plastik, jangan gunakan wadah yang terbuat dari besi seperti seng atau kaleng.
  • Jarak tanam dari permukaan tempat Anda akan meletakkan tanaman bayam tidak boleh terlalu dekat dengan bagian dasar wadah.
  • Jarak dari pot hingga ke larutan nutrisi tidak boleh lebih dari 1 cm.
  • Larutan nutrisi pada wadah harus diaduk sedikitnya 1 kali perhari jika sistem sumbu ini tidak dilengkapi dengan aerator.
  • Ganti air nutrisi setiap minggu untuk mengantisipasi adanya jentik nyamuk.
  • Pastikan larutan nutrisi berada di suhu antara 24 sampai 27 derajat Celcius.

Tidak perlu khawatir lagi apakah sayur bayam yang Anda tanam dengan metode hidroponik akan tumbuh dengan subur atau tidak.

Selama Anda mengikuti semua petunjuk dan cara menanam bayam hidroponik dengan saksama. Sayur bayam pun akan bisa dipanen tepat pada waktunya.

Baca : Cara Budidaya Bayam Secara Lengkap

Demikian tulisan mengenai cara menanam bayam hidroponik yang telah publish di kategori Hidroponik, semoga bermanfaat ya.

Leave a Comment