Budidaya Ikan Gurame

Cara Budidaya Ikan Gurame

Budidaya ikan gurame menjadi usaha yang sangat menjanjikan. Oleh karena itu diperlukan cara budidaya ikan gurame agar cepat besar.

Apalagi di pasaran, ikan gurame termasuk jenis ikan yang dijual dengan harga tinggi.

Namun, untuk hasil dan untuk yang lebih besar cara budidaya ikan gurame yang diterapkan harus tepat.

Berikut ini adalah cara budidaya ikan gurame :

Memilih Indukan Ikan Gurame yang Berkualitas

Hampir sama dengan cara budidaya ikan pada umumnya, langkah pertama yang perlu dilakukan ketika membudidayakan ikan gurame adalah memilih indukan ikan yang berkualitas.

Ada beberapa ciri indukan ikan gurame yang perlu diperhatikan agar Anda bisa mendapat induk yang berkualitas.

Induk Ikan Gurame Jantan

  • Warna badan terlihat kemerahan dan hitam mengkilap terang
  • Susunan sisik terlihat normal
  • Perut terlihat meruncing
  • Gerakan lebih lincah

Induk Ikan Gurame Betina

  • Warna badan terlihat lebih terang
  • Susunan sisik terlihat lebih membuka
  • Perut terlihat membulat
  • Gerakan lebih lambat

Pastikan pula indukan gurame yang akan dikembangbiakkan itu memang sudah dalam fase siap kawin.

Ciri-ciri indukan ikan gurame yang siap dipijahkan adalah sebagai berikut :

  • Bagian perut ketika diraba akan terasa lebih lunak
  • Bagian perut terlihat membesar ke belakang
  • Bagian anus terlihat berwarna putih kemerahan

Proses Pemijahan Ikan Gurame

Cara budidaya ikan gurame yang berikutnya adalah melakukan pemijahan antara ikan gurame jantan dan betina.

Proses pemijahan (perkawinan) ikan gurame memiliki beberapa tahapan, seperti berikut ini :

  • Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat sarang pemijahan. Caranya dengan meletakkan bahan-bahan seperti kelapa, rajutan karung atau ijuk di atas anyaman tali. Nantinya, indukan ikan gurame jantan yang akan menyusun sarangnya sendiri dari bahan-bahan tersebut.
  • Tempatkan beberapa bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan sarang dan pindahkan indukan ikan gurame ke dalam kolam pemijahan. Cara memindahkannya harus menggunakan baskom berisi air agar indukan ikan gurame tidak merasa stress.
  • Proses pemijahan ini membutuhkan 1 ekor ikan per 5 m2 dan perbandingan indukan jantan dan betina harus 1:3.
  • Proses pemijahan biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 minggu. Keberhasilan proses pemijahan ditentukan beberapa faktor, mulai dari kondisi air, susu kolam pemijahan dan juga kualitas pakan.
  • Angkat sarang tempat ikan gurame menempatkan telur-telurnya setelah proses pemijahan terjadi. Hati-hati saat mengangkat sarang dengan cara memegang sisi luar dari bagian bawah sarang tersebut. Sebaiknya angkat sarang dengan wadah misal seperti baskom berisi air.
  • Masa penetasan telur biasanya akan terjadi 2-3 hari setelah proses pemijahan. Penetasan telur akan lebih mudah jika suhu lingkungan sekitar 27-28 derajat Celcius.
  • Pindahkan benih ikan gurame itu ke dalam kolam pendederan setelah benih berusia 11 hari.

Proses Persiapan Kolam Pendederan

Siapkan kolam pendederan segera setelah telur ikan gurame menetas.

Beberapa tahapan persiapan kolam pendederan di antaranya seperti berikut;

  • Cangkul terlebih dahulu kolam tanah agar proses dekomposisi bisa lebih cepat terjadi.
  • Pasang filter tepat di pintu saluran masuk air agar sirkulasi air bisa lancar dan serangan hama penyakit dapat diminimalisir.
  • Masukkan air dengan ketinggian sekitar 30 cm.

Proses Pendederan Ikan Gurame

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengapungkan wadah berisi benih ikan gurame di permukaan air kolam. Cara ini perlu dilakukan agar benih ikan gurame bisa beradaptasi dengan air kolam.

Buka wadah berisi benih ikan gurame agar benih bisa keluar sendiri dan masuk ke dalam kolam. Pastikan pula bahwa proses pendederan ini dilakukan di pagi (7-9 pagi) atau sore agar benih ikan tidak stress.

Proses Persiapan Pembuatan Kolam

Kolam ikan gurame terdiri dari beberapa jenis, kolam tanah, kolam tembok, kolam beton dan kolam terpal.

Ada beberapa syarat kolam ikan gurame yang baik diantaranya seperti berikut ini:

  • Lokasi kolam ikan berada di ketinggian antara 50-400 mdpl
  • Suhu air kolam di kisaran 24-30 derajat celcius
  • Air kolam yang digunakan harus bersih dan bukan air yang tercemar
  • Tingkat keasaman (pH) air di kisaran 7-8 pH
  • Kandungan oksigen yang terlarut minimal sekitar 2 mg/L

Kali ini yang akan dibahas adalah proses persiapan pembuatan kolam tanah. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan menggali tanah yang akan dijadikan kolam. Buat kolam tanah dengan kedalaman 1 m dengan lebar 0.5 m untuk bagian atas kolam dan 1 m untuk bagian bawah kolam.

Pasang pipa agar proses pengaturan keluar masuk air jadi lebih mudah. Cangkul dasar kolam sedalam 30 cm dan ratakan lagi agar tanah menjadi lembut setelah dialiri air.

Buat saluran memanjang di bagian tengah kolam dan beri pupuk kolam. Sepuluh hari kemudian masukkan air hingga mencapai ketinggian 30 cm

Proses Pemindahan Benih Ikan dari Kolam Pendederan ke Kolam Pemeliharaan

Pindahkan ikan gurame yang sudah mulai besar dari kolam pendederan ke kolam pemeliharaan. Beberapa tahapan proses pemindahan ikan gurame seperti di bawah ini:

  • Keluarkan air dalam kolam pendederan sedikit demi sedikit
  • Tangkap ikan dalam kolam pendederan menggunakan scoop net
  • Masukkan ikan ke dalam wadah yang sudah diisi air bersih
  • Apungkan wadah di atas kolam dan biarkan ikan beradaptasi dengan suhu pada air kolam pemeliharaan
  • Keluarkan ikan gurame secara perlahan

Proses Perawatan Ikan Gurame

Cara budidaya ikan gurame berikutnya adalah proses perawatan ikan gurame yang sudah dipindahkan ke kolam pemeliharaan. Intinya proses perawatan ikan gurame membutuhkan pakan berkualitas dan sirkulasi serta kualitas air yang baik.

Pemberian pakan pada ikan gurame bisa menggunakan cacing sutera ataupun pelet halus. Takaran pelet halus yang digunakan sekitar 10% dari total bobot ikan secara keseluruhan. Pada ikan gurame yang sudah besar, Anda bisa menambahkan pemberian pakan berupa daun pepaya dan daun singkong.

Anda juga bisa memberikan pakan selingan berupa ampas tahu, bungkil kedelai dan juga dedak.

Lakukan hal tersebut selama 8 bulan hingga masa panen tiba yang ditandai dengan ukuran ikan gurame yang sudah sebesar telapak tangan.

Artikel budidaya ikan gurame ini telah publish di kategori Budidaya, semoga bermanfaat ya.

Leave a Comment