Budidaya Ikan Patin

Cara Budidaya Ikan Patin Agar Cepat Besar

Budidaya ikan patin termasuk jenis budidaya ikan yang akhir-akhir ini meningkat cukup pesat. Cara budidaya ikan patin yang tidak terlalu sulit dan tingginya permintaan pasar terhadap ikan ini membuat banyak orang tertarik membudidayakan ikan patin.

Membudidayakan ikan patin tentu harus di kolam, namun agar lebih mudah dan murah sebaiknya Anda lebih memilih kolam terpal sebagai tempat budidaya ikan patin.

Berikut ini akan diulas secara lengkap cara membudidayakan ikan patin di kolam terpal yang cocok diterapkan oleh pemula.

Membuat Kolam Terpal Budidaya Ikan Patin

Membuat kolam terpal tidaklah sulit, namun pastikan bahwa terpal plastik yang akan digunakan untuk kolam itu bagus kualitasnya. Kolam terpal selain lebih ekonomis juga bisa disesuaikan dengan luas lahan sehingga Anda bisa membuat kolam terpal di lahan yang sempit.

Langkah-langkah membuat kolam terpal bisa Anda simak di bawah ini:

  • Siapkan terpal berukuran panjang 8-12 meter dan lebar sekitar 6-8 meter
  • Ratakan lahan yang akan digunakan sebagai kolam
  • Tebarkan pasir dengan ketebalan sekitar 10 cm
  • Tancapkan tiang yang terbuat dari kayu atau bambu di setiap sudut kolam yang nantinya akan berfungsi sebagai penyangga
  • Pasang terpal pada tiang penyangga tersebut dan bentuk seperti persegi panjang sesuai dengan ukuran yang telah Anda tentukan

Memilih Benih Ikan Patin

Cara budidaya ikan patin berikutnya adalah memilih benih ikan patin yang kualitasnya bagus. Ciri-ciri benih ikan patin berkualitas bagus di antaranya seperti lincah gerakannya, tidak ada luka atau cacat bawaan, ukurannya sama dan warnanya terlihat cerah mengkilap.

Menebarkan Benih Ikan Patin

Benih ikan patin tidak bisa langsung ditebarkan ke kolam tetapi harus terlebih dahulu melalui proses aklimatisasi. Proses ini membuat benih ikan patin akan bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya. Aklimatisasi dilakukan dengan memasukkan plastik berisi benih selama 20 menit ke dalam kolam.

Pastikan pula kolam yang akan Anda tebarkan benih itu sudah banyak plankton untuk pakan alami ikan. Plankton bisa tumbuh subur jika beberapa hari sebelum benih ikan patin ditebarkan kolam tersebut disi air dengan kedalaman sekitar 50 cm.

Proses penebaran benih ikan patin sebaiknya dilakukan pada pagi dan sore hari ketika suhu air tidak terlalu panas. Kepadatan penebaran benih juga harus disesuaikan dengan ukuran kolam yang akan dijadikan sebagai tempat budidaya ikan patin.

Pemberian Pakan dan Pemeliharaan Ikan

Setiap hari pemberian pakan bisa dilakukan dengan memberi pelet yang komposisinya ¾ dari bobot ikan patin itu sendiri. Pemberian pakan pada ikan patin yang masih kecil harus dilakukan 4-5 kali per hari, sedangkan pemberian pakan pada ikan patin yang sudah siap panen hanya perlu 3 kali dalam sehari.

Pemeliharaan ikan patin khususnya yang berkaitan dengan menjaga kualitas air juga harus dilakukan secara rutin. Kualitas air yang bagus akan sangat berpengaruh terhadap kualitas ikan patin yang dihasilkan.

Menjaga kualitas air kolam pemeliharaan ikan patin sebenarnya sangat mudah. Anda hanya perlu mengganti air secara rutin setiap 2-3 minggu sekali. Lakukan pergantian air secara bertahap dan segera tambahkan air jika volume air dalam kolam terlihat berkurang.

Penanggulangan Hama dan Penyakit

Sama seperti budidaya makhluk hidup pada umumnya, cara budidaya ikan patin ini juga rentan terhadap hama dan penyakit. Biasanya penyebab penyakit pada ikan patin adalah infeksi.

Pencegahan hama pada ikan patin biasanya dilakukan dengan memasang lampu di sekitar kolam. Hal tersebut disebabkan karena hama umumnya tidak suka dengan sinar lampu.

Masa Panen

Panen ikan patin biasanya dilakukan 5-6 bulan setelah masa penebaran benih ikan.

Memanen ikan patin harus dilakukan sesuai dengan aturannya agar kualitasnya tidak berkurang. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan saat panen ikan adalah menguras kolam dan hanya sisakan volume air 1/3 bagian saja.

Panen ikan patin harus dilakukan dengan jaring besar secara hati-hati agar tidak ada satupun ikan yang terluka. Sebaiknya panen dilakukan pada pagi atau sore hari.

Menjaga kesegaran ikan yang dipanen bisa dilakukan dengan menyimpannya ke dalam wadah berisi air yang suhunya 20 derajat celcius.

Artikel tentang cara budidaya ikan patin ini telah publish di kategori Budidaya, semoga bermanfaat ya.

Leave a Comment