Budidaya Kacang Panjang

7 Cara Budidaya Kacang Panjang

Jenis sayuran yang memiliki kandungan nutrisi cukup bagus salah satunya adalah kacang panjang. Jenis kacang ini tumbuh dengan melilit. Masyarakat Indonesia sendiri seringkali menjadikan sayur ini sebagai lalapan, tidak jarang juga dijadikan sebagai tumis yang lezat.

Banyaknya peminat masyarakat Indonesia akan kacang panjang, membuat para petani gemar membudidayakan sayur ini. Budidaya kacang panjang juga tidak terlalu ribet. Saat panen pun, tidak hanya kacangnya yang bisa Anda nikmati, bahkan daunnya pun bisa Anda masak.

Bagi Anda yang masih awam dengan kegiatan budidaya sayur dan ingin mencoba budidaya kacang panjang, maka berikut bisa Anda catat cara budidaya kacang panjang untuk pemula yang mudah dan terjamin panennya :

Mempersiapkan Lahan

Tidak banyak yang harus dilakukan untuk persiapan lahan. Anda hanya perlu menyiapkan luas lahan yang sesuai dengan kebutuhan banyaknya budidaya kacang yang ingin Anda targetkan. Selanjutnya, tanah lahan harus dibuat gembur.

Anda perlu mencangkul dengan baik dan benar, untuk membuat tanah gembur ini. Jangan lupa Anda juga perlu menyiapkan beberapa bedengan yang akan jadi media tanam sayur kacang panjang.

Pemberian Pupuk

Lahan yang telah siap, lantas harus diberikan pupuk. Pupuk yang baiknya Anda gunakan adalah pupuk kandang. Agar hasil lebih baik, campurkan pupuk kandang tersebut dengan insektisida, Phonska, dan kalsium bubuk.

Campuran pupuk tersebut bisa Anda taburkan pada tanah lahan atau bedengan. Setelah penaburan pupuk selesai, lapisi taburan pupuk dengan mulsa. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada gulma yang Mengganggu dan mengurangi kecukupan nutrisi tanaman.

Penanaman Benih

Saat ini sudah banyak sekali penjual benih tanaman, termasuk benih kacang panjang. Agar proses budidaya bisa lebih cepat selesai, Anda bisa membeli benih di pasaran. Pastikan benih yang Anda peroleh adalah benih dengan kualitas terbaik.

Rendam benih yang telah didapat dengan air yang berkapasitas 1 liter. Anda bisa tambahkan air 1 liter tersebut dengan 10 tetes ZPT auksin, agar pertumbuhan benih nantinya bisa lebih optimal,

Langkah selanjutnya adalah buatlah lubang sebagai wadah penanaman benih dari lahan yang sebelumnya sudah Anda buat. Pembuatan lubang bisa menggunakan tolak ukur kedalaman hingga 5 cm. Setelah itu masukkan benih dan tutup dengan tanah galian.

Pertumbuhan benih kacang panjang ini tidak butuh waktu lama. Hanya sekitar 2 sampai 4 hari saja, benih sudah bisa tumbuh.

Membuat Ajir

Kacang panjang yang tumbuh dengan melilit, menjadikan pembuatan ajir ini menjadi salah satu bagian cara budidaya kacang panjang yang cukup penting. Biasanya ajir dibuat dari kayu bambu.

Anda bisa buat ajir dengan ukuran sekitar 2 meter. Model ajir sebaiknya dibuat saling terkait dalam satu bedengan. Saat benih mulai tumbuh, segeralah membuat ajir. Hal ini dilakukan untuk menghindari kacang panjang terluka karena tusukan ajir.

Pemberian Pupuk Susulan

Tidak hanya di awal, pada pertengahan perawatan kacang panjang pun memerlukan pemberian pupuk lagi. Jenis pupuk susulan ini ada dua macam, yakni pupuk MPK dan pupuk NPK. Kedua pupuk ini bisa disesuaikan pemakaiannya berdasarkan musim penanaman.

Anda harus memerhatikan dosis pemupukan susulan. Pemberian pupuk susulan ini bisa Anda berikan tiap 10 hari sekali, saat kacang sudah mulai merambat pada ajir yang telah ditanam.

Pengendalian Hama

Pengendalian hama bisa Anda lakukan saat sore hari, di mana para hama biasanya mulai menunjukkan batang hidungnya. Sangat tidak dianjurkan untuk memberikan obat pengendali hama di siang hari.

Anda bisa gunakan insektisida dengan bahan aktif metomil sebagai zat pengendali hamanya.
Selain melakukan penyemprotan insektisida, Anda juga perlu melakukan pembersihan rumput-rumput pengganggu, karena dapat menghambat pertumbuhan kacang panjang itu sendiri.

Masa Panen

Anda sudah mulai bisa melakukan panen, ketika kacang panjang sudah memasuki usia 60 hari. Biasanya, panen dilakukan dalam dua waktu, yakni di pagi dan sore. Jenis kacang panjang yang bisa Anda panen adalah jenis kacang yang belum terlalu tua.

Simpan kacang panjang di tempat yang sejuk, apabila selesai dipanen. Hal ini perlu dilakukan untuk membuat kacang tetap segar.

Demikian artikel mengenai cara budidaya kacang panjang, dan telah publish di kategori Budidaya. Semoga artikel ini bermanfaat ya.

Leave a Comment