Cara Budidaya Maggot BSF

Budidaya maggot tentu bisa mendatangkan keuntungan sebab banyak peternak membutuhkan maggot khususnya jenis maggot BSF (Black Soldier Fly).

Jenis maggot BSF merupakan sebutan larva jenis lalat besar berwarna hitam.

Ukurannya yang besar bahkan membuat lalat hitam ini terlihat seperti tawon. Sama seperti serangga pada umumnya, lalat besar berwarna hitam ini juga bermetamorfosa.

Maggot BSF adalah bentuk dari siklus pertama lalat jenis black soldier

Fase metamorfosis BSF dimulai dari telur, larva, pupa dan terakhir menjadi lalat dewasa.

Proses metamorfosis tersebut biasanya membutuhkan waktu sekitar 40-45 hari.

Budidaya maggot BSF ini bisa dilakukan dalam skala kecil, menengah hingga besar.

Namun kali ini yang akan dibahas adalah cara budidaya maggot secara sederhana yang bahkan bisa dilakukan di rumah.

Budidaya Maggot

Membudidayakan maggot BSF membutuhkan beberapa alat dan bahan tertentu seperti :

  • Ember
  • EM4 atau bisa juga menggunakan Yakult
  • Kantong plastik
  • Penyedap masakan
  • Gula
  • Dedak dan air secukupnya

Cara budidaya maggot juga terbilang sederhana seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.

Menyiapkan Kandang Maggot

Fungsi kandang ini sebagai tempat lalat jenis Black Soldier memproduksi telur-telur yang akan menjadi bibit maggot BSF.

Kandang juga menjadi tempat pemberian pakan maggot yang berupa sampah organik. Sesuaikan ukuran kandang dengan jumlah maggot BSF yang akan dibudidayakan.

Umumnya kandang untuk budidaya maggot ini berukuran 2,5 x 4 x 3 m. Kandang dengan ukuran tersebut bisa digunakan untuk menampung puluhan larva maggot BSF.

Menyiapkan Media Penetasan Telur dan Tempat Pembesaran Larva (Biopond)

Media penetasan telur itu bisa terbuat dari kotak kardus kecil atau bisa juga dibuat dari tripleks. Langsung pindahkan larva ke media pembesaran setelah telur menetas.

Media pembesaran dalam budidaya maggot itu dikenal dengan istilah biopond.

Biopond adalah tempat untuk membesarkan larva lalat BSF.

Tempat pembesaran larva atau biopond biasanya terbuat dari rangkaian kayu dan PVC lalu diisi dengan tanah gembur.Biopond terdiri dari 2 jenis, yaitu biopond biasa dan biopond ramp.

Biopond biasa tidak dilengkapi ramp sehingga lebih sering dipakai sebagai tempat memproduksi larva kecil. Sesuai namanya, Biopond ramp dilengkapi dengan ramp atau bidang miring yang berfungsi sebagai jalan migrasi prepupa.

Ukuran biopond harus sesuai dengan jumlah telur yang berhasil menetas.

Mengembangbiakkan Maggot BSF

Sama seperti budidaya hewan pada umumnya, cara budidaya maggot ini tentu juga membutuhkan induk lalat agar bertelur di dekat media penetasan telur.

Ada cara jitu agar lalat BSF tertarik bertelur di dekat media penetasan yaitu dengan mencampur beberapa bahan tertentu, seperti di bawah ini:

  • Masukkan 1 liter air dan 5 sendok gula ke dalam ember
  • Campurkan 5 kg dedak dan penyedap rasa ke dalam ember
  • Tuangkan EM4 atau Yakult ke dalam campuran bahan-bahan yang ada di dalam ember. Komposisi yang diperlukan, EM4 menggunakan 1 tutup botol saja, tetapi kalau Anda menggunakan Yakult maka masukkan ½ atau 1 botol.
  • Aduk semua bahan yang ada di dalam ember hingga semuanya tercampur rata
  • Siapkan kantong plastik besar yang setidaknya bisa menampung sekitar 5-8 kg
  • Masukkan semua bahan yang dicampur dalam ember tadi ke dalam plastik namun jangan sampai terlalu penuh
  • Ikat rapat kantong plastik
  • Letakkan di tempat sejuk dan biarkan selama 5-6 hari agar terjadi fermentasi. Pastikan tempat tersebut juga bebas dari hewan lain atau bila perlu pasang pagar kawat di sekitar plastik.
  • Tuangkan campuran dedak ke dalam ember
  • Tutup ember dengan kertas minyak, plastik atau daun pisang
  • Letakkan ember di dalam kandang dekat media penetasan telur
  • Biasanya 2-3 hari kemudian lalat BSF sudah mulai berdatangan dan bertelur di sekitar ember

Panen Maggot

Panen maggot baru bisa dilakukan setelah 2-3 minggu terjadinya proses penetasan telur.

Tips penting agar lalat BSF terus datang untuk bertelur adalah dengan menaburkan campuran dedak yang sudah melalui proses fermentasi di sekitar media penetasan telur setiap 1 minggu sekali.

Nah, sekian informasi mengenai cara budidaya maggot BSF, artikel ini telah publish di kategori Budidaya, semoga bermanfaat ya.

Leave a Comment