Cabang Ilmu Pertanian yang Menyelidiki Tanah

Cabang Ilmu Pertanian yang Menyelidiki Tanah

Sebelum kami akan menginformasikan kepada Anda tentang beberapa cabang ilmu pertanian yang menyelidiki tanah, sebaiknya ketahui terlebih dulu definisi mengenai ilmu tanah itu sendiri.

Ilmu tanah merupakan pengkajian terhadap tanah yang dijadikan sebagai sumber daya alam. Tanah juga dapat diartikan sebagai lapisan yang menyelimuti bumi antar litosfer dan atmosfer. Tanah jadi tempat bagi tumbuh-tumbuhan untuk tumbuh dan mendukung kehidupan manusia dan hewan.

Pada dasarnya ilmu tanah dapat dipelajari oleh berbagai bidang ilmu pengetahuan, contohnya seperti ilmu keteknikan, kimia, geografi, biologi, geologi, ekologi, dan agronomi atau pertanian.

Juga ada ilmu sanitasi, perencanaan wilayah, juga arkeologi. Terutama di bidang pertanian, ternyata ada banyak sekali cabang ilmu pertanian yang menyelidiki tanah, diantaranya sebagai berikut.

Mikrobiologi

Pengertian mikrobiologi adalah sebuah cabang ilmu biologi yang sudah dimulai sejak dulu, yakni sejak ditemukan mikroskop untuk mempelajari mengenai mikroorganisme.

Objek kajiannya, yakni semua makhluk hidup yang perlu dilihat menggunakan mikroskop, khususnya fungsi, bakteri, protozoa, alga, dan archaea. Menjadi salah satu bidang yang berperan penting di bidang biologi. Penerapan mikrobiologi di masa kini telah memasuki berbagai bidang, salah satunya adalah bidang pertanian.

Klimatologi Pertanian

Lalu untuk klimatologi atau yang juga disebut dengan agroklimatologi adalah hal-hal yang membahas mengenai iklim yang ada kaitannya dengan bidang pertanian.

Klimatologi juga dapat diartikan sebagai ilmu yang membahas mengenai berbagai gatra iklim yang adan kaitannya dengan masalah pertanian. Pengetahuan dasar mengenai klimatologi pertanian, yakni mengenai iklim yang biasanya digunakan untuk meramal cuaca menggunakan metode analogi.

Biokimia

Ini adalah ilmu yang mempelajari mengenai struktur dan fungsi komponen selular, contohnya seperti lipid, protein, asam nukleat, karbohidrat, dan biomolekul yang lain.

Biokimiawan sendiri, yakni yang mempelajari mengenai molekul dan reaksi kimia terkatalisis enzim yang sedang berlangsung di semua organisme. Untuk saat ini cabang ilmu tersebut lebih fokus pada kimia reaksi yang diperantarai oleh enzim dan sifat-sifat protein.

Genetika

Berasal dari bahasa Belanda yang memiliki arti sebagai cabang biologi yang di dalamnya mempelajari mengenai pewarisan sifat pada suatu organisme atau pun sub-organisme.

Singkatnya, genetika juga dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari mengenai gen dan segala bentuk aspeknya. Istilah dari kata genetika pada dasarnya diperkenalkan pertama kalinya oleh William Bateson di tahun 1906 silam.

Ada kaitannya dengan genetika, DNA ternyata juga memiliki peranan penting sebagai bahan dasar yang akan mengontrol sifat makhluk hidup, tereskpresikan dalam bentuk polipeptida, meski tak semuanya adalah protein.

Ilmu tanah

Dalam ilmu tanah hal-hal mendasar yang akan dipelajari adalah mengenai banyak aspek seputar tanah.

Contohnya seperti proses pembentukan tanah, klasifikasi, pemetaan, kimiawi, biologis, berbagai macam karakteristik fisik tanah, tingkat kesuburan tanah, dan mengenai pemanfaatan serta pengelolaan tanah itu sendiri.

Agronomi

Agronomi merupakan ilmu dan teknologi yang memanfaatkan tumbuh-tumbuhan sebagai bahan pangan, bakar, serat, juga aplikasi lingkungan seperti reklamasi.

Juga dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari mengenai budidaya tanaman dengan hasil produksi yang optimum serta kelestarian berkelanjutan.

Beberapa kegiatan yang ada kaitannya dengan agronomi diantaranya ada genetika tumbuhan, meteorologi, fisiologi tanaman, aplikasi, dan ilmu tanah.

Bioteknologi

Bioteknologi adalah cabang ilmu di bidang pertanian yang mempelajari mengenai pemanfaatan makhluk hidup, seperti fungsi, bakteri, virus, dan lain-lain, juga beberapa produk dari makhluk hidup itu sendiri dalam proses produksi untuk hasilkan barang maupuan jasa.

Perkembangan ilmu bioteknologi ini sendiri juga tidak hanya didasari pada biologi saja, tetapi juga pada ilmu terapannya serta ilmu murni yang lain, contohnya seperti komputer, biokimia, mikrobiologi, biologi, kimia, molekular, genetika, matematika, dan masih ada banyak lagi.

Ekologi

Pengertian ekologi sendiri adalah suatu ilmu yang mempelajari seputar hubungan timbal balik organisme dengan lingkungan hidupnya. Ekologi juga dapat diartikan sebagai cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya.

Dengan kata lain, ekologi merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari seputar ekosistem makhluk hidup.

Pada dasarnya masih ada banyak lagi cabang ilmu pertanian yang menyelidik tanah. Untuk yang ingin menjadi seorang petani di zaman sekarang ini, harus mengetahuinya

Seperti agroekoteknologi pertanian, fisiologi tumbuhan, kultur jaringan tumbuhan, pertanian organik, hortikultura, botani, ekonometrika, teknologi pertanian, industri pertanian, agribisnis, teknologi hasil pertanian, ilmu hama dan penyakit tumbuhan.

Leave a Comment