Cara Membuat Hidroponik Dengan Paralon

5 Tahapan Cara Membuat Hidroponik Dengan Paralon

Satu diantara banyak kelebihan dari cara membuat hidroponik adalah pemanfaatan barang yang mudah ditemukan, bahkan bahan bekas sekaligus dan tidak membutuhkan lahan yang luas.

Hal ini menjadi daya tarik yang membuat hidroponik ini sangat relevan bagi perkotaan.

Sekarang bukan hanya petani, semua orang bisa berkebun dan menghasilkan sayur maupun buah dari rumah mereka yang tanpa halaman sekalipun.

Dari sekian banyak instalasi yang populer, paralon merupakan salah satunya. Proses dan cara membuat hidroponik dengan paralon berikut ini

Persiapan Alat dan Bahan

  • Paralon diameter 3 inci
  • Bor listrik
  • Penyambung paralon, bisa berupa socket, elbow maupun tee (sesuaikan dengan konsep instalasi)
  • Plug atau penutup paralon
  • Lem
  • Gergaji atau alat pemotong paralon lainnya
  • Selang
  • Water Pump
  • Solder
  • Media tanam (busa, rockwool, cocopeat, sekam bakar maupun media lainnya)
  • Benih
  • Wadah tanam berupa gelas plastik bekas

Pembuatan Lubang Paralon

Setelah semua bahan dan alat dipersiapkan, maka langkah selanjutnya adalah membuat lajur air dengan cara menyambung paralon.

Bagi pemula yang belum terbiasa dengan instalasi paralon, maka lebih baik membuat versi sederhana yaitu dua lajur saja.

Langkah :

  • Siapkan bor listrik dengan mata bor yang sesuai untuk diameter wadah plastik
  • Potong paralon sama panjang. Jumlah paralon bisa menyesuaikan kebutuhan lajur dan juga jumlah gelas plastik yang akan digunakan.
  • Buat lubang dengan jarak tiap lubang 20 cm. Pastikan wadah plastik muat di dalam lubang namun tidak hingga menempel sempurna di dasar paralon.
  • Sambung paralon yang sudah diukur dan tutup ujungnya menggunakan plug. Pastikan paralon tertutup rapat agar air tidak merembes ke luar.

Jumlah gelas plastik dan lubang paralon tidak boleh sama persis, tapi lebihkan satu lubang yang tidak ditutupi gelas. Misalkan gelas yang tersedia adalah 10 buah, maka lubang paralon yang harus dibuat adalah 11 buah.

Tujuan dari pembuatan lubang ekstra ini adalah untuk memasukkan nutrisi cair ke dalam paralon sebagai unsur hara. Selain itu, lubang ini juga berguna untuk memasukkan udara lewat water pump untuk pasokan oksigen.

Pembuatan Lubang Gelas Plastik

Penggunaan gelas plastik sebagai wadah untuk media tanam memang metode yang paling umum.

Namun, jika Anda kesulitan mengumpulkan gelas sesuai jumlah yang diinginkan, Anda dapat menggunakan pengganti seperti netpot.

Langkah :

  • Siapkan gelas plastik bekas yang sudah disiapkan, lebih disarankan gelas bekas air mineral.
  • Panaskan solder atau bisa menggunakan paku yang dipanaskan.
  • Beri beberapa lubang kecil pada dasar dan sisi gelas.
  • Gelas plastik sudah siap untuk diisi dengan media tanam

Persiapan Media Tanam dan Penyemaian

Dari sekian banyak media tanam, memang spons atau busa merupakan bahan yang cocok untuk sistem hidroponik dengan paralon. Media tanam ini juga mudah didapatkan bisa dari busa bekas sofa, busa cuci piring dan lain sebagainya.

Langkah :

  • Ambil spons dan potong-potong kubus dengan besar menyesuaikan gelas plastik.
  • Gores sedikit permukaan spons agar benih bisa masuk
  • Masukkan benih ke dalam goresan spons
  • Letakkan spons ke dalam wadah plastik. Satu spons untuk satu gelas.

Proses penyemaian semacam ini membutuhkan waktu yang berbeda-beda tergantung dari sayuran maupun buah-buahan yang ditanam.

Asalkan aliran larutan nutrisi dan juga pasokan oksigen yang ada di dalam pipa paralon cukup, tanaman dapat tumbuh cepat dan subur.

Pemberian Cairan Nutrisi

Setelah paralon siap dan gelas plastik juga sudah dipasang, maka ini saatnya untuk penambahan air sebagai pengganti tanah. Anda dapat memasukkan air ke dalam paralon menggunakan selang dan water pump.

Cara ini selain untuk memasukkan air juga memasukkan oksigen ke dalam paralon. Ketinggian air yang disarankan adalah ¾ dari tinggi paralon.

Celah ini dimaksudkan untuk pergantian udara agar ada oksigen baru yang bisa diikat oleh air dan tanaman.

Kemudian, ketika tanaman sudah memasuki usia 5 – 7 hari dan sudah terlihat adanya pertumbuhan, Anda dapat memasukkan cairan nutrisi ke dalam paralon.

Nantinya, pergantian cairan ini bisa dilakukan setiap satu minggu sekali atau sesuai kebutuhan.

Baca : Sukses Bisnis Hidroponik dengan Perencanaan Matang

Cara membuat hidroponik dengan paralon memang sedikit rumit namun bukan berarti tidak ramah untuk pemula. Jika ingin menambah hasil panen, maka jumlah lajur susunan paralon bisa ditingkatkan sesuai dengan keinginan.

Leave a Comment