Cara Membuat Instalasi Hidroponik

Cara Membuat Instalasi Hidroponik

Cara membuat instalasi hidroponik secara sederhana dan mudah tentunya dengan menggunakan media tanam yang murah. Bisa?

Nah, artikel petanidigital.id berikut ini menjelaskan proses cara membuat instalasi hidroponik menggunakan pipa PVC.

Namun, perlu diketahui bahwa menanam pasti membutuhkan tempat. Jika dalam bercocok tanam secara konvensional tempat yang dibutuhkan berupa lahan, maka pada cara hidroponik maka cara yang diperlukan adalah kerangka instalasi hidroponik.

Kerangka instalasi hidroponik berfungsi sebagai tempat wadah media tanam yang berupa gelas, polybag, tray maupun wadah lainnya

Biasanya kerangka ini terbuat dari pipa paralon PVC, namun juga bisa menggunakan bahan lainnya seperti besi maupun bambu.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini prosesnya :

Pengukuran Luas Lahan

Entah tempat yang akan digunakan sebagai lokasi kerangka tersebut lebar maupun sempit, tentunya harus tetap diukur agar pemanfaatan ruangnya maksimal. Perhatikan dengan seksama mengenai lebar, panjang dan juga tinggi dari lokasi dan perkiraan kerangka yang akan Anda buat.

Ukuran kerangka sebenarnya sangat fleksibel, bisa mengikuti lokasi yang akan ditempati. Bahkan bisa ditempatkan untuk di luar maupun dalam ruangan. Kerangka juga bisa dibuat berdiri sendiri maupun menempel pada bidang lain, misalnya dinding.

Perancangan Desain Kerangka

Sama seperti yang sudah sedikit dijelaskan di atas, luas lahan mempengaruhi desain kerangka yang akan dibuat. Selain itu, kondisi lahan juga bisa menjadi pertimbangan. Jika Anda memasang perangkat tersebut di balkon rumah tentu akan berbeda desainnya dengan di dinding rumah.

Fungsi dari pembuatan desain ini bukan hanya perihal muat atau tidaknya perangkat di lokasi tanam, tetapi juga masalah anggaran. Dengan membuat desain, Anda bisa merancang jenis pipa PVC seperti apa yang akan digunakan, jumlah sambungan yang diperlukan dan lain sebagainya.

Dengan pembuatan desain, Anda juga bisa menanggulangi kemungkinan yang akan terjadi. Misalnya jika Anda akan memasang perangkat di pekarangan dan sedang musim hujan, Anda bisa mengantisipasinya dengan desain penambahan penutup.

Atau Anda juga bisa mendesain perangkat yang portabel sehingga bisa dipindahkan dengan mudah tanpa mengubah fungsi dan efektivitas dari kerangka tersebut.

Pemotongan Pipa PVC

Alat dan bahan yang harus dipersiapkan adalah pipa PVC dengan panjang sesuai dengan desain, sambungan pipa, lem, bor listrik maupun paku yang dipanaskan, serta alat pemotong pipa. Selanjutnya Anda tinggal memotong dan memasangnya sesuai rancang bangun yang dibuat.

Jika semua pipa telah terpotong, maka Anda tinggal membuat lubang sesuai dengan cetak biru yang telah dibuat sebelum nantinya pipa dipasang menjadi kerangka instalasi. Anda perlu ingat bahwa jumlah lubang harus lebih banyak daripada jumlah wadah media tanam.

Jangan lupa untuk melakukan pembersihan sisa serpihan pipa yang berasal dari pemotongan. Siram bagian dalam pipa yang nantinya berfungsi sebagai penampung larutan nutrisi. Selain agar menghilangkan sisa pemotongan, hal ini juga untuk membersihkan debu dan kotoran lainnya.

Pemasangan Perangkat

  • Setelah semua lubang sudah dibuat, proses selanjutnya adalah perakitan kerangka. Pastikan semua pipa tersambung dengan sempurna sesuai rancangan yang ada.
  • Rekatkan tiap sambungan menggunakan lem khusus pipa PVC.
  • Jangan lupa untuk menutup tiap ujung pipa menggunakan plug atau penutup khusus pipa PVC. Gunanya adalah agar air nutrisi tidak tumpah dan tetap berada di dalam kerangka sehingga pertumbuhan tanaman menjadi optimal.
  • Jika kerangka sudah jadi, maka Anda tinggal menghubungkan water pump ke dalam paralon menggunakan selang atau pipa pvc kecil sebagai jalan sirkulasi air dari dan menuju bak penampung tersebut.
  • Masukkan wadah media tanam beserta semua perangkat lainnya ke dalam kerangka dan instalasi sudah bisa digunakan. Lakukan pemeriksaan rutin agar kondisi kerangka maupun tanaman bisa terkontrol dengan baik.

Evaluasi Hasil Kerangka

Ketika kerangka sudah terpasang, maka langkah yang selanjutnya adalah melakukan evaluasi akan kinerja kerangka tersebut. Fungsinya tentu untuk melihat baik atau tidaknya kerangka menjalankan tugasnya.

Hal yang perlu dievaluasi adalah kemampuan air mengalir di setiap sudut kerangka. Sirkulasi yang baik akan membantu tanaman mendapatkan nutrisi secara merata sehingga hasil panen nantinya juga merata.

Periksa pula masalah pompa air dan pipa yang menghubungkannya, pastikan kondisi semburan pompa agar selalu dapat menjangkau semua sudut.

Persiapan dan pelaksanaan instalasi hidroponik tidak memakan waktu yang terlalu lama, asalkan Anda sudah memperhitungkan segalanya dari saat membuat rancangan desain kerangka tersebut.

Selalu pilih pipa PVC berkualitas baik agar bisa digunakan lebih dari sekali penanaman. Untuk mendapatkannya, Anda dapat mencarinya di : +40 Toko Hidroponik di Indonesia

Ok, sekian informasi singkat mengenai cara membuat instalasi hidroponik dengan mudah.

Dan untuk informasi lainnya tentang hidroponik, klik : Perkembangan Hidroponik di Indonesia

Leave a Comment