Media Tanam Hidroponik

Media Tanam Hidroponik

Media tanam hidroponik adalah cara bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah dan juga tanpa membutuhkan lahan yang luas. Dan tren saat ini berkebun menggunakan sistem hidroponik.

Cukup dengan peralatan sederhana serta bahan yang ada di sekitar, maka sayuran maupun buah sudah bisa ditanam seperti ketika menggunakan cara konvensional.

Berikut ini macam macam media tanam hidroponik yang bisa Anda gunakan :

Sekam Bakar

Sekam adalah bagian biji padi yang bersisik dan tidak dapat dimakan. Bagian ini adalah pelindung biji padi yang berupa lembaran. Penggunaan media tanam berupa sekam bakar sering digunakan karena media ini mampu menjadi penyimpan nutrisi, oksigen serta air dan juga penjaga kelembaban media.

Selain itu, bentuknya yang tidak padat mampu membuat akar bebas bergerak serta tidak terbebani. Proses pembakaran sekam sebenarnya juga memiliki keuntungan lain sebab ketika dibakar, sekam juga disterilisasi sehingga bebas dari bibit penyakit serta hama.

Hal ini membuat tanaman yang ditanam di dalam sekam bakar menjadi lebih aman dan dapat tumbuh dengan baik karena tidak ada pengganggu.

Kelebihan lain yang membuat sekam bakar populer adalah harganya yang terjangkau serta mudah sekali didapatkan. Namun media ini juga memiliki kekurangan yaitu sangat gampang untuk lapuk. Sehingga media ini hanya dapat digunakan untuk satu kali penanaman saja.

Selain itu, ketika akan menanam buah-buahan, sekam bakar harus dikombinasikan dengan media lain yang lebih solid.

Rockwool

Bagi para hobiis, rockwool juga merupakan media tanam yang populer. Media berbentuk kumpulan serat yang hampir mirip dengan spons ini sebenarnya berasal dari batu gunung berapi yang meleleh.

Dilihat dari asalnya, media ini tentu sudah tinggi unsur hara, selain itu juga ramah lingkungan. Jika Anda ingin menanam sayuran dengan durasi panen yang pendek, maka rockwool sangat cocok.

Sama seperti sekam, rockwool juga sangat baik dalam menyimpan air dan nutrisi. Selain itu, rockwool bisa digunakan ketika menyemai dan menanam, Anda tidak perlu mengganti media tanam lagi. Hal ini berarti Anda lebih hemat dalam pengadaan media tanam,

Namun karena bobot dari media tanam ini ringan, maka tidak semua buah dan sayur cocok untuk ditanam dengan rockwool. Hanya sayuran dan buah yang tidak tumbuh menjulang yang sesuai untuk ditanam secara hidroponik menggunakan rockwool.

Cocopeat (Sabut Kelapa)

Sabut kelapa ternyata selain bagus dimanfaatkan sebagai bahan bakar serta kerajinan tangan juga bisa digunakan sebagai media tanam hidroponik.

Kelebihan dalam hal penyimpanan serta tingginya kandungan nutrisi bawaan dari kelapa, membuat cocopeat juga menjadi primadona sebagai media tanam.

Namun sayangnya, cocopeat tidak memiliki kemampuan drainase yang baik, sehingga mempengaruhi penyebaran oksigen pada tanaman. Selain itu, cocopeat juga rentan terhadap jamur dan hama karena mudah lapuk.

Untuk mengatasinya, Anda cukup menyemprotkan fungisida dan mendiamkannya beberapa saat sebelum digunakan sebagai media tanam.

Kerikil

Siapa sangka bebatuan kecil ini mampu menjadi media tanam yang baik. Hal ini disebabkan kerikil memiliki pori-pori yang besar dan banyak sehingga mampu mengalirkan nutrisi serta oksigen secara merata kepada tanaman.

Kerikil sangat mudah sekali menjadi basah dan kering. Maka dari itu frekuensi dan intensitas penyiraman harus menyesuaikan kondisi kerikil.

Jika Anda tidak memiliki kerikil alami karena keterbatasan lahan, maka Anda dapat membeli kerikil sintetis yang berbentuk seperti batuan apung. Bisa dibilang bahwa kerikil sintetis ini adalah penyempurnaan dari kerikil biasa, sebab segala kelebihan dari media tanam diaplikasikan ke dalam kerikil sintetis ini.

Spons

Kelebihan dari media tanam yang kerap digunakan sebagai alat ketika mencuci piring ini adalah penyerapan air yang baik. Bobotnya memang ringan, tetapi ketika disirami maka dia akan menajdi solid sehingga bisa menahan akar dengan kuat.

Namun, media tanam hidroponik spons tidak bisa digunakan berkali-kali sebab teksturnya mudah hancur. Maka dari itu, tanaman yang cocok digunakan bersama spons adalah tanaman yang jarak panennya pendek.

Selain memperhatikan media tanam hidroponik, hal yang harus diperhatikan ketika akan menanam adalah wadah tempat meletakkan media tersebut.

Untuk tanaman hidroponik, Anda dapat menggunakan botol plastik maupun gelas bekas. Pastikan ukuran wadah dan media tanam pas sehingga nantinya ketika akar tumbuh, media tanam bisa menopang dengan baik.

Untuk perlengkapan hidroponik lainnya, dapat Anda dapatkan di toko hidroponik terdekat dari rumah Anda.

Ok, semoga bisa digunakan lebih baik beberapa media tanam hidroponik di atas ya.

Leave a Comment