Mengapa Petani Indonesia Lebih Memilih Menanam Padi Daripada Jahe

Mengapa Petani Indonesia Lebih Memilih Menanam Padi Daripada Jahe?

Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat sebagian besar masyarakat Indonesia adalah dengan mengonsumsi nasi atau beras. Itu artinya kebutuhan beras di Indonesia sebagai bahan dasar nasi sangat diperlukan. Maka dari itulah jawaban dari mengapa petani Indonesia lebih memilih menanam padi daripada jahe.

Namun demikian pastinya masih ada banyak lagi alasan kenapa pada akhirnya petani lebih memilih menanam padi daripada jahe. Salah satunya karena padi merupakan kebutuhan pokok yang identik bahkan bisa menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi.

Selain itu ada pula yang berpendapat bahwa padi dipercaya lebih mudah dan cepat proses pertumbuhannya. Jumlahnya pun lebih banyak dan tentu saja cocok ditanam di dataran rendah.

Cara Menanam Padi yang Benar di Sawah

Karena penting peranannya sehingga cara menanam padi pastinya tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Untuk mendapatkan hasil panen yang bagus dan banyak, sebaiknya penanam padi ini dilakukan dengan sungguh – sungguh. Dengan begitu Anda benar – benar merawat tanaman padi tersebut dengan maksimal sehingga menghasilkan panen yang berlimpah.

Proses pengelolahan lahan atau sawah

Tahapan awal penanam padi di sawah yang harus Anda tahu adalah proses pengolahan lahan atau sawah. Silakan lakukan pembersihan lokasi dari rumput, sampah, dan lain-lain menggunakan parang maupun cangkul.

Jika sudah, lanjutkan dengan melakukan proses pembajakan tapi sebelumnya pastikan Anda sudah menyiram lokasi penanamannya menggunakan air. Dengan begitu pada saat dilakukan pembajakan maka tanah sudah dalam kondisi lunak. Terakhir, genangi lokasi dengan air sampai ketinggian 5-10 cm.

Proses pemilihan bibit padi yang berkualitas

Apabila bibit yang digunakan ternyata memiliki kualitas buruk, maka bisa dipastikan hasil panennya padi tidak berkualitas dan nilai jualnya pun ikut rendah. Untuk mendapatkan bibit padi yang berkualitas silakan Anda siapkan air untuk merendam bibit padi. Rendam bibit padi tersebut selama 2 jam kemudian pindahkan di atas kain. Apabila jumlah padi yang berkecambah lebih dari 90% itu artinya bibit padi yang Anda miliki berkualitas bagus.

Proses penyemaian

Cara samai bibit padi sebenarnya mudah sekali, Anda hanya perlu menyiapkan bibit padi lalu merendamnya dengan air selama semalaman, setelah itu tiriskan dan tunggu sampai berkecambah.

Lanjutkan dengan membuat lokasi penyemaian, Anda bisa membuat sesuai jumlah penanaman bibit padi, usahakan lokasi penyemaian selalu tergenang air. Berikan pupuk urea dan pupuk TSP masing-masing sebanyak 10 gram sebelum akhirnya ditanam.

Proses penaman padi

Sebelum lanjut pada proses penanam padi, sebaiknya pastikan terlebih dulu Anda sudah memilih tanaman padi yang memiliki daun 2-3 helai dan berumur kurang dari 2 minggu. Buat lubang kecil dengan kedalaman 15 cm, setelah itu lakukan penanaman seperti biasa. Untuk 1 lubang Anda bisa menanam bibit padi tersebut sebanyak 1-2 tanaman saja.

Proses perawatan padi

Proses perawatan tanaman padi ini pastinya tidak boleh sampai dilupakan. Cara merawat padi mudah sekali, yakni Anda hanya perlu melakukan pengairan, penyiangan dan penyulaman tanaman padi, juga pemberikan pupuk.

Proses pemupukan ini bertujuan untuk menambah zat dan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman padi. Pupuk NPK Bananas adalah salah satu yang paling direkomendasikan.

Proses pemanenan

Sebelum mulai pada tahapan pemanenan sebaiknya ketahui terlebih dulu ciri tanaman padi yang siap panen. Apabila buah padi atau gabah sudah berwarna kuning dan menunduk karena terisi itu artinya tanaman padi sudah siap dipanen. Adapun cara panen padi adalah sebagai berikut.

Pertama adalah dengan menyiapkan peralatan yang dibutuhkan, seperti sabit, terpal, dan alat perontok padi. Jika sudah, mulaikan dengan melakukan pemotongan padi dengan benar, misalnya saja dengan memegang satu batang helai padi lalu memotong bagian batang bawahnya. Setelah itu tumpuk padi menjadi satu di atas terpal yang sudah disiapkan tadi.

Tahap berikutnya adalah proses perontokan padi, caranya dengan menggenggam sekumpulan padi kemudian dipukul kearah alat perontok padi. Jika sudah, bersihkan semua padi dari daun-daun dan kotoran.

Bacaan lainnya : Mengapa Petani Indonesia Miskin? Temukan Jawabannya Disini!

Leave a Comment