Mengapa Petani Kopi Sering Melakukan Pemangkasan

Mengapa Petani Kopi Sering Melakukan Pemangkasan?

Mengapa petani kopi sering melakukan pemangkasan? Apa sih tujuan dan manfaat dari pemangkasan pada tanaman kopi tersebut?

Nah, pemangkasan pada tanaman kopi pada dasarnya harus dilakukan dengan baik dan benar, misalnya saja dengan memotong beberapa bagian tanaman yang diperlukan.

Beberapa bagian tanaman kopi yang akan dipangkas diantaranya batang, ranting, cabang, dan daun.

Sebelum memulai proses pemangkasan tanaman kopi, sebaiknya area di sekeliling tanaman kopi tersebut ditutupi dengan jerami, tujuannya untuk mencegah tumbuhnya jamur atau gulma.

Untuk memangkas beberapa bagian tanaman kopi, para petani biasanya menggunakan gunting khusus. Waktu pemangkasan tanaman kopi yang disarankan adalah setelah pukul 9 pagi.

Tujuan Petani Kopi Sering Melakukan Pemangkasan

Ada beberapa tujuan dan manfaat dari dilakukannya pemangkasan pada tanaman kopi, salah satunya untuk membentuk tajuk tanaman sehingga didapatkan cabang tanaman dalam jumlah yang lebih banyak lagi. Dengan banyaknya cabang yang dimiliki tanaman kopi tersebut, maka akan semakin banyak pula bunga dan buah yang akan dihasilkan, tentu saja yang demikian ini akan sangat menguntungkan bagi para petani kopi.

Pemangkasan juga bertujuan untuk mengembalikan produktifitas tanaman pada saat memproduksi buah-buah kopi. Dimana pada bagian tanaman kopi yang sudah tidak produktif, tidak sehat, dan tidak normal harus segera disingkirkan.

Selain itu, tujuan petani kopi sering melakukan pemangkasan adalah untuk meremajakan bagian – bagian tanaman kopi yang sudah dipangkas. Tanaman kopi yang dirasa sudah cukup tua biasanya jauh lebih rentang terserang hama juga berbagai penyakit.

Proses pemangkasan juga dapat mengontrol ketinggian tamanan kopi, dengan begitu akan memudahkan para petani kopi pada saat memanen buah kopi. Ketinggian tanaman kopi yang paling disarankan adalah sekitar 1.5-2 meter.

Kabar baiknya, pemangkasan juga bermanfaat pula untuk optimalkan penerimaan cahaya matahari. Dengan dilakukannya pemangkasan di beberapa bagian tanaman kopi, maka kebun kopi jadi lebih renggang sehingga cahaya matahari pun tidak terhalang.

Pada saat ingin memperlancar aliran udara dalam rangkan proses penyerbukkan bunga secara alamiah. Selain dilakukannya perbaikan sirkulasi cahaya, pemangkasan tanaman kopi juga berguna sekali untuk memperbaiki sirkulasi udara di kebun kopi.

Manfaat dan tujuan lainnya adalah untuk mengatur tata letak tanaman kopi sesuai perancangan awal. Hal tersebut dimaksudkan untuk memudahkan pemantauan serta perawatan kopi.

Pemangkasan bahkan bertujuan untuk mencegah penyebaran hama dan penyakit. Kebun kopi yang terlalu rimbun biasanya sering dijadikan sebagai sarang hama dan penyakit, yang sudah pasti berbahaya bagi tanaman kopi itu sendiri.

Tipe Pemangkasan Tanaman Kopi

Ada beberapa tipe pemangkasan tanaman kopi, sebagai berikut :

Pemangkasan bentuk

Tujuan dilakukannya pemangkasan bentuk pada tanaman kopi tidak lain untuk menciptakan bentuk tanaman kopi yang ideal. Pemangkasan tersebut biasanya dilakukan setelah tanaman kopi berumur 1-3 tahun.

Adapun prinsip dasar dari pemangkasan bentuk pada tanaman kopi adalah agar tanaman kopi tidak terlalu tinggi, juga bertujuan agar pertumbuhan cabangnya jadi lebih kuat dan panjang untuk mendukung proses pembuahan.

Tinggi ideal tanaman kopi dipangkas adalah sekitar 1.5-1.8 meter. Cabang primer paling atas pada tanaman kopi juga harus dipangkas setinggi 1 ruas.

Sementara itu untuk cabang sekundernya sendiri bisa dipangkas setinggi 20 cm. Petani kopi bisa memilih 2-3 cabang sekunder yang kuat dan letaknya menyebar di setiap cabang primer untuk dipelihara, sementara itu sisanya lagi bisa dipangkas.

Pemangkasan produksi

Tipe pemangkasan yang selanjutnya ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan jumlah daun tanaman kopi dengan tanaman. Pemangkasan produksi dalam menciptakan aerasi yang ideal, dengan begitu tingkat kelembapan iklim mikro di sekitar cabang lebih terjaga dan terhindar dari berbagai penyakit atau hama.

Prinsip dasar dari pemangkasan produksi adalah pembuangan tunas air yang tumbuh ke atas, pembuangan cabang cacing dan balik, pembuangan cabang yang terserang penyakit dan hama. Pemangkasan biasanya dilakukan 3 – 4 kali dalam 1 tahun dan dilakukan di awal musim penghujan.

Pemangkasan rejuvinasi

Untuk yang terakhir ini juga tidak kalah pentingnya untuk dilakukan. Pemangkasan rejuvinasi bertujuan untuk kembalikan potensi produksi pada tanaman kopi yang sudah tua atau terserang hama dan penyakit. Ada 2 metode dalam pemangkasan rejuvinasi, yakni metode side pruning dan full stumping.

Nah, dari artikel di atas, semoga dapat menjawab pertanyaan yang selama ini dicari ya. Seperti mengapa petani kopi sering membuang bunga yang muncul dan mengapa petani kopi sering memberikan pupuk terhadap tanaman tanamannya. Semuanya tentu akan kita bahas di petanidigital.id

Leave a Comment