Pertanian Hortikultura

Apa Itu Pertanian Hortikultura?

Tahukah Anda apa itu pertanian hortikultura? Pertanian hortikultura dapat diartikan sebagai kegiataan budidaya tanaman kebun yang dilakukan oleh manusia untuk menghasilkan bahan pangan dan sumber energi.

Di dunia pertanian tentu saja ada banyak sekali hal yang perlu Anda pelajari, salah satunya mengenai pertanian hortikultura.

Khususnya pada pertanian hortikultura sendiri, istilah tersebut biasanya digunakan pada jenis tanaman yang akan dibudidayakan.

Bidang kerjanya sendiri meliputi proses pembenihan atau pembibitan, kultur jaringan, produksi tanaman, pencegahan hama dan penyakit, pemanenan, pengemasan, dan pendistribusian.

Budidaya Pertanian Modern

Pertanian hortikultura juga dapat didefinisikan sebagai salah satu metode budidaya pertanian modern.

Sebagai salah satu cabang dari agronomi, tetapi jika ditelaah lebih jauh lagi pertanian hortikultura ini berbeda dengan agronomi.

Sebab, pertanian hortikultura lebih berfokus pada pembudidayaan tanaman buah, tanaman bunga, tanaman sayur, tanaman obat, dan taman.

Jenis Tanaman pada Pertanian Hortikultura

Ciri produk pertanian hortikultura adalah perisabel. Adapun jenis tanaman pada pertanian hortikultura lebih jelasnya adalah sebagai berikut.

Tanaman Buah – Frutikultur

Ini adalah jenis tanaman pada pertanian hortikultura pertama, yang merupakan jenis tamanan yang bisa dipanen untuk diambil buahnya. Tanaman tersebut adalah tanaman musiman sebab memang tidak setiap kali berbuah.

Namun demikian, juga ada tanaman buah yang bisa berbuah dalam satu periode, contohnya melon dan semangka. Beberapa contoh tanaman berbuah musiman adalah mangga, rambutan, jeruk, dan lain-lain.

Tanaman Sayur – Olerikultura

Lalu untuk tanaman sayur sendiri adalah jenis yang paling mudah dijumpai, bahkan cara menanam sayur juga cukup mudah, Anda bisa menanamnya di lahan sempit di sekitar rumah. Tanaman sayur bisa ditanam scara musiman dan tahunan.

Beberapa jenis tanaman sayur yang bisa tumbuh di musim tertentu diantaranya ada bawang merah, bawang putih, kangkung, wortel, kol, lobak, tomat, dan kubis. Sementara itu jenis tanaman sayur yang ditanam tahunan adalah jengkol, petai, dan melinjo.

Tanaman Bunga – Florikultura

Sementara itu untuk jenis tanaman bunga sendiri merupakan jenis yang biasanya digunakan sebagai tanaman hias.

Cara penanamannya pun beragam, ada yang ditanam di dalam pot seperti bunga melati, kenanga, mawar, dan lain – lain, juga ada yang ditempelkan di kulit pohon seperti bunga anggrek.

Tanaman Obat – Biofarmaka

Tanaman obat atau biofarmaka adalah jenis tumbuhan yang di dalamnya mengandung senyawa. Senyawa pada tanaman obat ini bermanfaat untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit.

Tanaman obat diyakini nenek moyang sejak tahun yang lama. Tanaman obat bahkan sampai sekarang kerap kali dimanfaatkan oleh masyarakat modern. Beberapa jenis tanaman obat adalah jahe, daun dewa, kunyit, sirsak, dan lain-lain.

Taman atau Lanskap

Ini adalah tanaman yang ditanam di lahan yang bisa membuat nilai estetika di suatu tempat semakin bertambah. Beberapa contoh taman, yakni taman bergaya Jawa, taman bergaya Bali, taman bergaya Perancis, dan lain-lain.

Selain hal tersebut, di bawah ini juga akan kami informasikan kepada Anda tentang ciri penting komoditas dalam pertanian hortikultura, diantaranya sebagai berikut.

  • Komoditas hortikultura sebagian besar akan dipasarkan dalam keadaan hidup. Artinya, sesuatu yang akan mati atau rusak tidak akan ada nilainya.
  • Komoditas hortikultura lebih mudah rusak. Artinya, komoditas ini tidak bisa disimpan dalam waktu lama dan harus segera dipasarkan atau dikonsumsi.
  • Komoditas hortikultura akan diperdagangkan dengan kandungan air yang tinggi. Artinya, untuk proses pengangkutan dan penggudangan butuh ruang luas. Transportasi udara butuh biaya yang tak sedikit.
  • Kualitas menjadi kunci pada komoditas hortikultura. Produk pertanian hortikultura yang berkualitas rendah tidak akan ada harganya.
  • Komoditas hortikultura tidak dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat, akan tetapi dijadikan sebagai sumber vitamin dan mineral.
  • Komoditas hortikultura butuh penanganan setelah proses pemanenan yang baik. Ini adalah konsekuensi dari tuntutan terhadap kualitas dan kuantitas, seabb komoditas tersebut memanga mudah sekali rusak.
  • Komoditas hortikultura biasanya akan memberikan pemasukan yang sangat baik sekali, tetapi demikian modal yang dibutuhkan tentu lebih banyak lagi jika dibandingkan dengan jenis tanaman agronomi.

Sekian! Salam Petani Digital

Leave a Comment