Pertanian Lahan Kering

Pertanian Lahan Kering : Pengertian, Ciri, Contoh, dan Cara Pemanfaatannya

Pertanian lahan kering adalah aktifitas pertanian yang dilakukan di lahan yang kering. Namun demikian, untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang apakah yang dimaksud dengan pertanian lahan kering, Anda harus simak informasi selengkapnya berikut ini.

Secara umum ada dua jenis lahan di dunia pertanian, yakni lahan kering dan lahan basah.

Pada dasarnya kedua jenis lahan tersebut sama-sama bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam oleh masyarakat sekitar, sehingga menjadi penghasilan utama bagi mereka sebagai petani.

Terutama untuk pertanian lahan kering, yang merupakan suatu bentuk usaha tani yang memanfaatkan lahan kering, atau tidak tergenang air di sepanjang tahun.

Petani lahan kering biasanya hanya menggunakan sumber air dari hujan

Pengertian Pertanian Lahan Kering

Pertanian lahan kering merupakan pertanian yang dilakukan di wilayah yang pasokan airnya rendah dan terbatas, bahkan ekstrim sekalipun. Lahan kering pada pertanian jenis ini biasanya cenderung lebih gersang dan terkadang tidak memiliki sumber air, seperti saluran irigasi, sungai, atau danau.

Jika dibandingkan dengan negara lain di dunia, Indonesia ternyata menjadi satu-satunya negara yang memiliki lahan kering paling banyak. Hal tersebut tentu berkat dukungan iklim di Indonesia yang kebanyakan memang beriklim tropis dengan cuaca yang panas.

Lalu untuk sumber pengairannya sendiri, pertanian lahan kering disebut juga pertanian yang bergantung pada curah hujan.

Ciri Pertanian Lahan Kering

  • Suhu udara tinggi dan kelembabannya rendah
  • Memiliki kadar air terbatas
  • Air sedikit dan sangat bergantung pada curah hujan
  • Lokasinya berdekatan dengan pemukiman
  • Berada jauh dari sumber air alami dan buatan
  • Biasanya dimanfaatkan untuk tanam tanaman berbuah
  • Biasanya dimanfaatkan sebagai daerah resapan air

Contoh Pertanian Lahan Kering

Tanaman yang bisa ditanam di lahan kering ternyata memiliki varian pertanian yang lebih banyak jika dibandingkan pada pertanian lahan basah.

Alasannya, lahan kering biasanya memiliki tanah yang lebih stabil dan kuat. Sehingga membuat lokasi pertanian di lahan kering tersebut mampu menahan beban akar tanaman yang berukuran besar sekalipun.

Hal itu pula yang menyebakan varian hasil pertanian di lahan kering jadi semakin banyak, begitu pun dengan perkebunannya.

Berikut ini adalah beberapa jenis tanaman yang cocok ditanam pada pertanian lahan kering yang merupakan contoh tanaman yang bisa ditanam di lahan kering dan menjadi komoditas utama pertanian lahan kering adalah sebagai berikut :

  • Cabe
  • Palawija
  • Terong
  • Tanaman buah-buahan
  • Ubi-ubian
  • Kacang-kacangan
  • Tanaman hias
  • Pohon peneduh
  • Tanaman holtikultira

Jadi bila ada pertanyaan : sebutkan jenis-jenis tanaman pada pertanian lahan kering, maka beberapa contoh diatas dapat menjawab pertanyaan tersebut.

Pada pertanian lahan kering di daerah perbukitan tanaman yang ditanam umumnya adalah palawija, bawang, tomat, teh, kopi.

Cara Petani Memanfaatkan Tanah Lahan Kering

Baik itu hasil pertanian maupun perkebunan dari pertanian di lahan kering biasnya bergantung sekali pada pembagian musim juga kondisi cuaca.

Penting untuk Anda ketahui bahwa pada beberapa kondisi cuaca dimana tidak turun hujan dalam waktu yang cukup lama tenyata bisa sebabkan tanaman menjadi mati, kering, dan bahkan tidak memberikan hasil maksimal.

Dengan demikian mengharuskan para petani untuk mencari cara suburkan tanah kering.

Oleh sebab itu, meskipun punya variasi yang lebih banyak dari hasil pertaniannya, tetapi soal perawatan dari tanaman pada pertanian lahan kering ini juga tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan.

Tujuannya, agar para petani Indonesia tidak alami gagal panen. Selain itu, lahan kering juga dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan pemukiman penduduk, sebagai lokasi industri dan perkantoran, juga pembangunan lain yang mendukung kemajuan suatu daerah.

Meskipun juga ada jenis lahan basah, tetapi pada kenyataannya masyarakat lebih mengenal lahan pertanian kering. Karena lahan pertanian jenis ini lokasinya dekat dengan pemukiman dan banyak ditemui secara luas.

Bentuk Pertanian Lahan Kering

Bentuk pertanian di lahan kering disebut ladang. Seperti dijelaskan bahwa lahan pertanian merupakan sumber penghidupan bagi petani. Pekerjaan petani dilakukan di ladang atau sawah dengan cara mengolah tanah tersebut dan menanam berbagai jenis tanaman yang bermanfaat dan menghasilkan.

Indonesia sebagai negara agraris, mempunyai tanah yang subur, baik hanya untuk bercocok tanam ataupun menjadikan ladang sebagai lahan pekerjaan yang menghasilkan.

Semoga artikel ini dapat menjawab beberapa pertanyaan yang sedang dicari :

Sistem pertanian lahan kering dengan cara pembukaan hutan dan berpindah-pindah disebut sistem perladangan berpindah.

Pertanian lahan kering di pegunungan daerah tropis umumnya merupakan daerah bayangan hujan (rain shadow) yang merupakan daerah kering di bagian belakang pegunungan yang jauh dari arah angin.

Petani yang bekerja mengolah lahan kering disebut petani ladang. Merupakan petani yang ladangnya sering berpindah tempat.

Leave a Comment