Petani Milenial

Peran Petani Milenial

Apa yang dimaksud dengan Petani Milenial? Nah, di artikel ini, Petani Digital coba menjelaskan terlebih dahulu tentang kata kunci Milenial. Bahwa arti Milenial adalah kelompok demografi, dimana tak ada batasan waktu yang pasti baik itu untuk awal maupun akhir dari kelompok tersebut.

Pada dasarnya karakteristik milenial khususnya di Indonesia berbeda-beda, berdasarkan wilayah maupun kondisi sosial ekonomi. Tetapi demikian, generasi tersebut biasanya ditandai dengan adanya peningkatan penggunaan serta keakraban dengan komunikasi, media, juga teknologi digital.

Lantas, apa tujuan dan peranan milenial di dunia pertanian? Seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat ini pemerintah mulai membentuk petani milenial, sebab dianggap mampu mendongkrak perekonomian bangsa. Pengertian petani milenial adalah petani yang berusia antara 19-39 tahun. Gerakan dibentuknya petani milenial diyakini dapat mensejahterakan kehidupan berbangsa.

 

Tujuan Utama Petani Milenial

 

Bahkan sampai saat ini generasi milenial masih terus dijadikan sebagai target utama dan penting untuk mendongkrak kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) di bidang pertanian. Dimana dalam program tersebut memiliki tujuan utama, yakni untuk menumbuh kembangkan kewirausahaan muda pertanian di Indonesia.

Tentu saja peran petani milenial di bidang pertanian penting sekali, sebab dianggap memiliki jiwa yang adaptif dalam pemahaman teknologi digital, sehingga tak terlalu kaku dalam melakukan identifikasi dan verifikasi teknologi.

Atas dasar itulah Kementerian Pertanian di Indonesia memiliki target 1 juta petani milenial yang ikut tergabung dalam 40 ribu kelompok di masing-masing daerah, dimana dalam setiap kelompok terdiri dari 20-30 orang. Target tersebut tentu saja akan segera direalisasikan dalam beberapa fokus sektor komoditas pertanian, diantaranya sebagai berikut.

  • 000 petani milenial tanaman pangan
  • 500 petani milenial holtikultura
  • 500 petani milenial perternakan
  • 000 petani milenial perkebunan

Untuk mensukseskan program pertanian milenial tersebut tentu saja butuh persiapan dan sosialisasi hingga monitoring, serta evaluasi yang nantinya akan dilakukan untuk penumbuhan dan penguatan para petani milenial.

Selain itu, bantuan sarana dan pra-sarana pertanian juga turut diberikan oleh Kementan kepada petani milenial. Program tani milenial juga akan disingkronkan dengan program lain, seperti SERASI.

 

Contoh Petani Milenial

 

Salah satu contoh dari diwujudkannya program petani milenial ini terlihat sudah berjalan dengan baik di Tasikmalaya. Dimana ada sekitar 15 ribu santri dari seluruh Indonesia yang mendapat pelatihan agribisnis, tujuannya agar mereka nanti bisa menerapkan praktek usaha modern pertanian mulai dari hulu hingga ke hilir.

Andi Amran Sulaiman, selaku Menteri Pertanian mengatakan bahwa, kegiatan yang bertajuk ‘Launching Santri Tani Milenial’ tersebut adalah salah satu upaya keseriusan Kementan dalam regenerasi di sektor tani.

Tentu saja yang demikian ini penting sekali, mengingat kebutuhan pangan di masa depan akan meningkat drastis seiring laju pertumbuhan penduduk, tetapi pada kenyataannya pekerja di dunia pertanian malah alami penurunan dan diisi oleh petani senior saja.

Memperkenalkan dan menggerakan petani milenial pada dasarnya menjadi pilihan yang tepat untuk regenerasi dan bisa meningkatkan produktifitas pertanian.

 

Program Petani Milenial

 

Program petani milenial ini nanti pastinya akan melibatkan banyak anak muda di seluruh Indonesia. Program tersebut ditujukan khusus untuk mendorong regenerasi petani, yakni dengan cara menumbuhkan wirausahawan muda di bidang tani. Dengan begitu hal ini tentu saja akan membuka lapangan pekerjaan, khususnya di masyarakat pedesaan. Sehingga diharapkan agar program petani milenial juga dapat menekan angka kemiskinan dan urbanisasi.

Sesuai arahan penumbuhan dan pengembangan petani milenial berorientasi eksport sebanyak 1 juta orang. Meskipun implementasi dari program petani milenial ini akan menyasar pada petani di usia 19-39 tahun, tetapi bagi mereka yang tidak ada dalam range umur tersebut namun memiliki jiwa milenial, tanggap teknologi digital, alsintan, dan juga memiliki lahan juga akan turut disasar.

Pengembangan dari program ini akan dibagi ke dalam zona kawasan jenis komoditas pertanian, yakni tanaman pangan hortikultura, perternakan, dan perkebunan.

 

Peran Petani Milenial

 

Peran petani milenial di masa sekarang menjadi penentu dari kemajuan pertanian di masa akan datang. Estafet petani selanjutnya adalah berpundak pada generasi muda, mereka memiliki inovasi, juga gagasan yang tentu saja lebih kreatif dan sangat bermanfaat bagi keberlangsungan pertanian.

Terlebih di era revolusi industri seperti sekarang, yang ditandai dengan penggunaan mesin-mesin otomatis yang sudah terintegrasi dengan jaringan internet.

Mau tidak mau sektor pertanian harus bisa beradaptasi dengan teknologi untuk menjawab tantangan ke depannya. Pasalnya, pertanian tidak mungkin mampu mencukupi kebutuhan penduduk yang terus bertambah tanpa teknologi. Maka dari itulah kaum muda atau petani milenial dalam hal ini penting peranannya.

Leave a Comment