Jenis dan Contoh Tanaman Hidroponik

Tanaman Hidroponik

Tanaman hidroponik adalah teknik atau metode yang kini sudah mulai banyak digunakan, sehingga ada banyak juga orang yang menjual tanaman hidroponik dan kualitasnya lebih baik.

Cara menanam dengan menggunakan air saja dan tidak lagi menggunakan media tanah disebut dengan teknik hidroponik. Teknik ini kini sedang populer di kalangan para pecinta tanaman, petani dan orang-orang yang memiliki hobi bercocok tanam.

Sistem hidroponik ini sangat bervariasi, dan Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan Anda dalam menanam segala jenis tanaman khusus hidroponik.

Teknik menanam yang satu ini lebih cocok dipakai oleh masyarakat perkotaan, yang biasanya tak punya lahan luas dalam menanam tanaman.

Jenis Tanaman Hidroponik

Sebenarnya hampir semua jenis tanaman bisa ditanam dengan metode apa saja termasuk hidroponik. Namun untuk jenis pohon yang ukurannya besar biasanya tidak ditanam dengan teknik hidroponik, karena waktu panennya terbilang cukup lama.

Peralatan hidroponik memang tidak dibuat untuk menopang pohon/tanaman yang ukurannya besar dan berat, sehingga beberapa jenis pohon/tanaman tidak boleh ditanam secara hidroponik. Apalagi perkiraan biaya pemeliharaannya pun cukup besar.

Contoh pohon yang tidak bisa ditanam dengan menggunakan teknik ini adalah pohon rambutan dan mangga. Pohon mangga biasanya membutuhkan waktu setidaknya 5 tahun untuk bisa panen atau berbuah.

Dibandingkan dengan hasil panennya yang tidak seberapa, biaya pemeliharaan pohon dalam jangka waktu 5 tahun tersebut akan sangat besar. Beberapa jenis tanaman yang bisa ditanam dengan menggunakan teknik hidroponik ini memiliki ukuran yang tidak sebesar dan seberat pohon lainnya.

Tujuannya adalah supaya alat hidroponik kit ini masih mampu menyangganya. Ketika Anda akan menggunakan teknik hidroponik saat menanam sesuatu, sebaiknya lihat berapa jangka waktu panennya terlebih dahulu.

Jenis tanaman yang bisa ditanam dengan cara hidroponik hanyalah tanaman yang jangka waktu panennya juga tidak lama, atau hanya dalam waktu beberapa bulan saja. Berikut ini beberapa jenis tanaman yang bisa ditanam dengan cara hidroponik :

Jenis-jenis Sayuran yang Menghasilkan Buah

Ada banyak jenis sayuran atau tanaman yang menghasilkan buah. Biasanya waktu panen pada tanaman ini tidak lama, sehingga masih bisa ditanam dengan cara hidroponik. Misalnya timun, tomat, terong dan sebagainya.

Jenis-jenis Sayuran yang Memiliki Daun

Sayuran yang memiliki daun atau sayur dedaunan merupakan jenis sayur yang hanya panen bagian daunnya saja. Contoh dari jenis sayuran ini yaitu kangsung, selada, kemangi dan sebagainya.

Jenis-jenis Sayuran Batang

Beberapa jenis sayuran yang berbatang biasanya sering digunakan untuk bumbu masakan atau penyedap rasa, seperti misalnya bawang daun dan seledri.

Jenis-jenis Sayuran Bung

Contoh sayuran yang masuk ke dalam jenis sayuran bung ini diantaranya yaitu kol, brokoli dan sebagainya.

Buah-buahan

Jenis tanaman buah yang dapat ditanam dengan cara hidroponik biasanya harus memiliki ukuran batang yang kecil. Misalnya saja buah stroberi, anggur, melon dan sebagainya.

Jenis-jenis Tanaman Bunga

Metode atau teknik hidroponik ini juga bisa diterapkan pada tanaman bunga seperti misalnya bunga mawar, anggrek, dan lain sebagainya.

Jenis Umbi-umbian

Jenis sayuran umbi-umbian yang juga bisa ditanam dengan memakai metode hidroponik yaitu wortel, bawang, kentang dan masih banyak lagi.

Tanaman Obat

Jenis tanaman obat juga biasanya bisa ditanam dengan cara hidroponik ini, contohnya tanaman kumis kucing, ketumbar, daun dewa dan masih banyak lagi yang lainnya.

Pada intinya, Anda bisa memilih jenis tanaman, sayuran, buah atau apa saja yang ditanam dengan menggunakan metode hidroponik. Namun, Anda harus melihat dahulu bagaimana ukuran batangnya dan masa panen tanaman tersebut.

Sebaiknya pilih jenis tanaman yang ukuran batangnya kecil dan jangka waktu panennya pun tidak lama.

Contoh Tanaman Hidroponik

Sebelum mulai menanam tanaman dengan teknik hidroponik ini, sebaiknya Anda mengenali dahulu contoh tanaman apa saja yang bisa ditanam dengan metode ini.

Berikut ini contoh tanaman hidroponik yang perlu Anda ketahui :

Selada

Tanaman yang paling umum dan paling banyak digunakan pada metode hidroponik ini adalah selada. Alasannya sederhana, karena tanaman ini bisa tumbuh dengan cepat jika cara penanamannya menggunakan teknik hidroponik.

Cara merawat tanaman ini juga sangat mudah, apalagi jika Anda merupakan pemula di bidang hidroponik ini. Jika tiba saatnya masa panen Anda bisa mengolah jenis sayuran ini tanpa harus membelinya di pasar/supermaket.

Tomat

Jenis sayuran ini masih membingungkan masyarakat, karena banyak juga yang beranggapan bahwa tomat adalah buah bukan kategori sayur. Seperti yang kita ketahui, tomat memiliki kandungan vitamin A dan C yang sangat baik bagi tubuh.

Para petani komersial telah menanam tomat dengan menggunakan teknik hidroponik dan hasilnya pun sangat baik.
Tomat mengandung air yang cukup banyak, sehingga jika Anda akan menanam tomat dengan menggunakan teknik hidroponik maka Anda harus menggunakan air serta cahaya dalam jumlah yang cukup banyak.

Untuk pencahayaan di malam hari, Anda bisa menggunakan lampu khusus untuk tumbuhan. Lampu itu bisa juga digunakan ketika tidak ada sinar matahari di luar ruangan.

Lobak

Berbeda dengan tomat, cara menanam lobak dengan metode hidroponik ini tidak harus menggunakan lampu atau suhu yang panas. Namun lobak memerlukan suhu yang dingin pada proses penanamannya.

Bibit tanaman yang satu ini akan tumbuh dalam waktu 3-7 hari lamanya. Jika sudah tiba waktunya masa panen, Anda juga bisa mengolah lobak ini menjadi makanan yang lezat.

Kale

Para pegiat makanan sehat atau orang-orang yang mulai hidup sehat dengan makan sayuran, tentu mengenal sayuran kale karena jenis sayuran ini banyak dikonsumsi oleh mereka.

Kandungan gizi di dalam sayuran kale ini sangat banyak, sehingga kale disebut sebagai superfood oleh para vegetarian khususnya. Cara penanamannya pun sangat mudah, dan sama seperti sayuran selada yang jika ditanam dengan cara hidroponik hasilnya akan sangat baik.

Timun

Sayuran yang satu ini bisa dibuat apa saja, misalnya untuk lalapan, pelengkap makanan, olahan sayuran, hingga hiasan untuk suatu hidangan makanan. Timun juga bisa tumbuh dengan baik jika penanamannya menggunakan cara hidroponik.

Timun juga merupakan jenis tanaman yang hangat, sehingga dalam proses penanamannya dibutuhkan pencahayaan dan suhu yang hangat.

Bayam

Sayuran bayam juga sangat cocok jika ditanam di air, sehingga bayam juga merupakan salah satu jenis tanaman yang cocok ditanam dengan menggunakan sistem hidroponik.

Namun tanaman ini tidak membutuhkan pencahayaan dan suhu panas, sehingga waktu panennya pun rutin yaitu sekitar 12 minggu saja.

Dari sekian banyak jenis dan contoh tanaman hidroponik ini Anda bisa memilih jenis tanaman yang sesuai dengan kebutuhan, kesukaan atau disesuaikan dengan suhu di lingkungan tempat Anda tinggal.

Baca : Toko Hidroponik di Indonesia

Leave a Comment