Udang Vaname

Cara Budidaya Udang Vaname

Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) semakin digemari para petani udang. Sebab, penjualan udang vaname di pasaran saat ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Hal ini juga diperkuat dengan faktor minat masyarakat setempat akan seafood.

Selain rasanya yang nikmat, udang vaname juga menjadi objek budidaya yang akan sangat menguntungkan.

Banyaknya peminat udang vaname, dapat Anda manfaatkan keadaan ini untuk membudidayakan vaname, guna meraih keuntungan besar.

Cara budidaya udang vaname sebenarnya tidak cukup sulit. Sebagai pemula usaha, vaname bisa jadi pilihan budidaya menguntungkan terbaik untuk dicoba.

Ada beberapa tahapan cara budidaya udang vaname. Bagi Anda yang masih awam dengan budidaya jenis udang ini, maka berikut ini bisa Anda simak dengan jelas poin penjelasannya :

Menyiapkan Tambak

Hal pertama yang harus Anda siapkan untuk budidaya udang vaname adalah tambak.

Tambak akan menjadi media hidup populasi udang vaname, yang nantinya akan dibudidayakan. Sebelum diisi dengan benih vaname, tambak harus dalam keadaan bersih dan kering.

Pastikan juga pH tambak sudah sesuai. Normalnya, pH nya harus mencapai lebih dari 6. Lantas jika pH kurang dari 6, maka Anda harus menambahkan kapur pertanian hingga 840 kg per ha.

Anda bisa gunakan pupuk dasar nitrat hingga 15 gram untuk tiap meter persegi, untuk memastikan tambak kering,

Menaburkan Pupuk

Pupuk yang akan ditabur pada budidaya kali ini adalah jenis pupuk organik. Penaburan pupuk ini harus dilakukan sebelum kolam atau tambak diisi dengan air.

Beberapa jenis pupuk organik yang bisa Anda gunakan adalah kulit padi, biji kapas, tepung gandum, dedak, tepung kedelai, pupuk kompos, dan jagung.

Mengisi Tambak dengan Air

Anda bisa mulai mengisi tambak dengan air, setelah pupuk organik sudah dipastikan tersebar secara merata pada tambak. Kadar air yang ideal secara umum adalah 1 meter sampai 1,5 meter.

Kedalaman dengan ukuran ini akan membuat udang lebih leluasa bergerak. Hal ini juga berpengaruh pada perkembangan biakan udang nantinya.

Pemadatan Algae

Algae memiliki peran yang cukup penting dalam proses budidaya udang vaname. Keberadaan algae akan dapat memenuhi kebutuhan pakan secara alami bagi udang.

Selain itu, algae juga difungsikan untuk mempertahankan kondisi air secara kimiawi.

Kondisi kimiawi air yang baik akan mendukung perkembangan biakan udang vaname. Kadar kepadatan algae ini berkisar 35 cm hingga 45 cm.

Saat kepadatan ini menunjukkan angka di bawah 35 cm, maka hal yang harus Anda lakukan adalah tidak menambahkan kadar pupuk.

Pastikan Anda menambah pupuk sesuai porsi wajarnya, jika kepadatan menunjukkan angka di atas 45 cm. Untuk melakukan pengukuran kepadatan ini, Anda bisa manfaatkan seci dish dengan mencelupkannya ke dalam dasar air tambak.

Memastikan Lingkungan Tambak Sehat

Anda harus pastikan bahwa air tambak dalam kondisi stabil, untuk mendapatkan hasil budidaya udang vaname yang berkualitas. Selain itu, lingkungan tambak sendiri juga harus dalam kondisi sehat.

Infeksi virus serta bakteri pengganggu akan muncul jika tambak dalam keadaan tidak sehat. Keberadaan hama virus dan bakteri ini, nantinya dapat menghalangi pertumbuhan dan perkembangan udang vaname.

Jika hasil udang kurang berkualitas, maka Anda sendirilah yang akan mengalami kerugian.

Menebarkan Bibit Udang Vaname

Bibit Udang Vaname

Proses ini dilakukan jika semua persiapan tambak sudah tuntas. Pastikan Anda memilih bibit vaname unggulan. Ciri khas vaname unggulan adalah memiliki morfologi tubuh putih bersih transparan.

Bibit unggul vaname juga memiliki ukuran yang seragam. Bagian ususnya tidak terputus dan yang paling penting adalah gerakannya lincah.

Bibit vaname yang unggul akan mampu melawan arus karena gesitnya gerakan udang tersebut.

Lantas, penebaran bibit ini sebaiknya dilakukan saat kondisi tidak terik panas. Anda bisa melakukan proses ini saat sore hari. Usia bibit vaname, tepatnya bisa ditebar saat usianya sudah memasuki 6 hingga 10 hari.

Perawatan Hingga Panen

Cara budidaya udang vaname yang terakhir adalah perawatan hingga panen. Perawatan udang vaname ini diatur mulai dari pola makan hingga pemberian vitamin.

Pemberian makan udang vaname bisa Anda lakukan 2 sampai 3 kali dalam sehari. Saat panen, vaname harus sudah masuk usia 100 sampai 110 hari. Usai dipanen, pastikan Anda merendam udang dalam balutan es agar tetap segar.

Demikian artikel mengenai cara budidaya udang vaname yang publish di kategori Budidaya, semoga bermanfaat ya.

Leave a Comment